Berita Daerah Berita Internasional Hukum

Warga Thailand Penyelundup Shabu Divonis 13 Tahun Penjara

Denpasar – Junporn Ampar (29), warga negara Thailand, terdakwa kasus penyelundupan 208 gram shabu-shabu ke Bali, Kamis (12/5) dijatuhi hukuman 13 tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Denpasar yang diketuai Istiningsih Rahayu.

“Terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan perbuatan melawan hukum tanpa hak telah mengimpor shabu-shabu, maka hakim menjatuhkan pidana penjara selama 13 tahun dipotong masa tahanan dan denda Rp1 miliar,” ujar Istiningsih Rahayu saat membacakan surat putusan dihadapan terdakwa.

Menurut ketua majelis hakim, hukuman ini dijatuhkan kepada terdakwa karena sebagaimana diatur dalam pasal 113 ayat 2 UU RI No. 35 Tahun 2009.

Adapun hukuman ini lebih berat tiga tahun dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Wayan Wetri pada sidang sebelumnya, yang menuntut terdakwa diganjar dengan 10 tahun penjara.

Sebelumnya, terdakwa Junporn ditangkap petugas Bea Cukai Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali  pada 6 November 2010 pukul 14.00 Wita sesaat setelah turun dari pesawat Thai Airways dengan nomor penerbangan TG 431.

Saat melakukan pemeriksaan dengan x-ray, petugas mencurigai terdakwa yang tampak terburu-buru, lalu melakukan pemeriksaan terhadap Junporn secara khusus.

Dari pemeriksaan tersebut petugas mendapati terdakwa membawa 208 gram ssabu-ssabu yang disimpan pada alat kelaminnya. Barang tersebut dibungkus rapi, dan dimasukkan ke dalam kondom untuk mempermudah menyimpang barang tersebut.

Dari pengakuan terdakwa kepada polisi saat itu, perbuatan tersebut dilakukan untuk mendapatkan upah dari seseorang yang menyuruhnya karena dirinya membutuhkan biaya untuk pengobatan ibunya yang sedang sakit keras.(Ant/Gen)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *