Hukum

Warga Binaan Pengedar Napza Dihukum 20 Tahun Penjara

Peredaran NAPZA dari balik Penjara (ilustrasi)

Cilacap – Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Cilacap, Jawa Tengah, menjatuhkan hukuman 20 tahun penjara dan denda Rp.10 miliar, kepada Hartoni Jaya Buana alias Toni, seorang warga binaan yang menjadi pengedar napza di dalam Lapas Nusakambangan.

Dalam amar putusannya majelis hakim memandang bahwa putusan atas Toni ini telah sesuai dengan yang diperbuat terdakwa.

Majelis hakim menganggap Toni secara sah telah mengendalikan peredaran napza di Lapas Nusakambangan dibantu mantan Kepala Lapas Marwan Adli, terpidana lain dalam kasus yang sama.

Selain itu, terdakwa juga terbukti melakukan praktek pencucian uang bersama Marwan yang beberapa pekan lalu, telah lebih dulu dijatuhi vonis penjara.

Putusan hukuman atas Toni ini jauh lebih rendah dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) yang menuntut terdakwa dengan hukuman mati.

Usai menjalani sidang putusan ini, terpidana Toni langsung dikawal polisi langsung menuju penjara.(Gen)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *