Berita Nasional

Warga Afsel Penyelundup Shabu Dituntut 15 Tahun Penjara

PN Denpasar

Denpasar – Rivombo Amudalat Remilekun (55), perempuan warga negara Afrika Selatan yang menjadi terdakwa kasus kepemilikan dan penyeludupan shabu terancam hukuman 15 tahun penjara.

Dalam sidang dakwaan di Pengadilan Negeri Denpasar, Selasa (27/12), Jaksa Penuntut Umum (JPU) menyatakan terdakwa dijerat dengan pasal 112 dan 113 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

“Sebagaimana yang tertera dalam pasal tersebut, terdakwa dinilai telah memiliki dan menguasai narkotika jenis shabu-shabu seberat 5,9 gram,” papar jaksa dihadapan majelis hakim yang diketuai Dewie Iswani.

Terdakwa Rivombo Amudalat Remilekun itu ditangkap pada Senin (5/09) lalu sekitar pukul 22.00 Wita di Hotel Puri Bunga di Jalan Karang Tenget II nomor 18, Tuban, Kuta.

Ia ditangkap karena telah bekerjasama menyelundupkan shabu-shabu bersama dengan Nomakorinte Christabell Nyolukana (46), terdakwa lain daam berkas terpisah yang juga warga negara Afrika Selatan.

Christabell sendiri merupakan rekan Rivombo yang ditangkap petugas Bea Cukai Bandara Ngurah Rai pada Sabtu (3/9) lalu sesaat setelah turun dari pesawat Qatar Air dengan rute penerbangan Doha – Singapura – Denpasar.

Dari hasil pemeriksaan petugas terhadap Christabell, ditemukan barang bukti sebanyak 1.050 gram atau 1 Kg lebih shabu-shabu yang disembunyikan dalam celana dan bra.(Ant/G)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *