Berita Nasional Kebijakan Daerah

Wagub Kepri Minta Bea Cukai Bandara Hang Nadim Waspada Narkoba

Bea dan Cukai
Bea dan Cukai

Batam – Wakil Gubernur Kepri, Soerya Respationo meminta petugas Bea dan Cukai serta Direktorat Pengamanan di Bandara Internasional Hang Nadim, Batam meningkatkan kewaspadaan terhadap upaya pengiriman narkotika asal Malaysia ke daerah lain di Indonesia.

“Pengawasan harus ditingkatkan. Peralatan sudah okey. Hanya saja petugas lebih waspada lagi,” kata Wagub di Hang Nadim Batam, Jumat.

Selama ini, Bandara Internasional Hang Nadim Batam sering dimanfaatkan jaringan narkotika internasional untuk mengirimkan shabu asal Malaysia ke daerah lain di Indonesia.

Narkoba tersebut biasanya dimasukkan melalui pelabuhan tidak resmi di Batam, selanjutnya dikirim ke daerah lain di Indonesia melalui penerbangan bersama kurirnya.

“Hal-hal tersebut harus diantisipasi bersama agar korban penggunaan narkoba di Indonesia tidak terus meningkat,” kata Soerya.

Pada 6 Maret 2015, petugas Bea dan Cukai serta Keamanan Bandara Hang Nadim berhasil menggagalkan upaya pengiriman shabu seberat 1,4 kilogram menuju Surabaya.

Sementara itu pada 2014, sejumlah upaya penyelundupan narkoba melalui Hang Nadim Batam juga berhasil digagalkan oleh petugas.

Sebelumnya, Kantor Pelayanan Utama Bea Cukai Tipe B Batam berjanji akan meningkatkan pengawasan pada pelabuhan, bandara dan patroli perairan mengantisipasi masuknya narkoba dari Malaysia ke Indonesia melalui Batam.

“Untuk alat pemindai (x-ray) di Pelabuhan Internasional di Batam sudah bagus. Namun kami akan terus melakukan patroli dan pengawasan, khususnya pelabuhan-pelabuhan tidak resmi yang tersebar di Batam,” kata Kepala Bidang Pengawasan dan Penindakan BC Batam, Kunto Prasti Trenggono di Batam.

Ia mengatakan, banyaknya pelabuhan rakyat di Batam sering dimanfaatkan oleh jaringan narkotika internasional untuk memasukkan sabu dari Malaysia ke Indonesia karena jika melalui pelabuhan resmi sering kali berhasil digagalkan petugas.

Saat ini terdapat dua pelabuhan resmi di Batam yang melayani pelayaran ke Malaysia yaitu Pelabuhan Internasional Batam Centre dan Pelabuhan Internasional Harbour Bay. Dari dua pelabuhan tersebut, penggagalan upaya penyelundupan shabu asal Malaysia sering dilakukan petugas di Pelabuhan Internasional Batam Centre.(Ant)