Opini

Wacana Menteri BUMN Manfaatkan Ganja untuk Medis, Maju dan Solutif

Oleh: Dhira Narayana

Global Marijuana March adalah ritual tahunan
Lingkar Ganja Nusantara. Momen ini secara prinsip dimaknai sebagai perwujudan kebulatan tekad LGN dan para warga Negara Republik Indonesia yang lain, untuk menuntut kepada negara supaya melegalkan pemanfaatan ganja untuk sebesar-besarnya kesejahteraan rakyat dan demi pembangunan tegaknya kedaulatan bangsa dan Negara.Banyak pihak yang mencemooh dan menganggap terlalu mengada-ada mengkaitkan ganja dengan kesejahteraan dan kedaulatan.

Namun LGN meyakini bahwa pandangan yang demikian dikarenakan belum adanya pemahaman yang benar tentang ganja. Namun sejauh ini, dalam waktu tiga tahun secara konsisten memperjuangkan isu legalisasi ganja, LGN merasa sangat bersyukur.

Media tentu belum lupa, karena kejadiannya belum lewat sebulan, Menteri BUMN, Dahlan Iskan, mewacanakan pemanfaatan ganja untuk keperluan pengobatan kanker dan jantung koroner.

Bagi siapapun yang telah memahami berbagai kegunaan ganja, tentu dapat mengerti bahwa pernyataan Menteri BUMN tersebut hanya berarti satu hal, ganja medis atau
medical marijuana.

Untuk itulah, secara sangat khusus, Global Marijuana March tahun ini mengusung tema dan isu utama: “Petisi Riset Ganja Medis kepada Menkes RI dan BPOM”.

Dalam kesempatan ini perlu kami tegaskan sekali lagi, bahwa UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika, adalah sebuah UU yang disusun tanpa melalui riset. Sehingga wajib hukumnya bagi pihak Menteri Kesehatan untuk segera mengadakan riset atau penelitian ilmiah tentang manfaat atau kegunaan medis ganja.

Dikarenakan jika riset ilmiah tentang tanaman ganja tidak dilaksanakan, maka berarti UU tersebut adalah UU yang melanggar dirinya sendiri.

Dengan diselenggarakan riset ilmiah tentang manfaat medis ganja, akan terbukti secara obyektif bahwa UU No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika telah begitu semena-mena bahkan zhalim terhadap pohon ganja dan zhalim terhadap seluruh warga Negara yang memanfaatkan dan mengunakan ganja untuk berbagai keperluan dalam hidupnya.

Wacana pemanfaatan ganja yang dilontarkan oleh Menteri BUMN RI adalah sebuah wacana yang tidak sekedar maju tetapi juga sangat solutif.

Dari situlah kita dapat mengawali perjuangan secara bersama dan lebih sinergis dengan berbagai elemen bangsa untuk menempatkan ganja sebagai aset kapital nasional yang harus diolah dan dimanfaatkan sebesar-besarnya demi kesejahteraan rakyat dan kedaulatan Negara.

Kepada Menteri Kesehatan RI dan BPOM, kami, Lingkar Ganja Nusantara bersama sesama warga Negara yang membutuhkan ganja medis demi terpenuhinya hak kesehatan kami, menuntut supaya petisi kami dipenuhi. Segeralah lakukan penelitian ilmiah tentang manfaat medis.

Kami menuntut kepada Menteri Kesehatan supaya memenuhi amanat konstitusi (UU. RI. No. 35, tahun 2009, tentang Narkotika, pasal 3 huruf g) dengan melakukan riset ilmiah tentang manfaat medis ganja.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *