Peristiwa

Untuk Kedua Kalinya, Sidang Kasus Penyelundupan Heroin Ditunda

sidang narkoba

Boyolali – Sidang kasus penyelundupan heroin dengan terdakwa Calaud Ann Panaligan (26) yang sedianya akan dilangsungkan pada Selasa (26/7), ditunda untuk kedua kalinya di Pengadilan Negeri Boyolali.

Penundaan sidang ini dikarenakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Saptanti S, menyatakan belum siap dengan surat tuntutan yang akan dibacakan dihadapan majelis hakim. Penundaan ini merupakan yang kedua kalinyam karena JPU menyatakan perlunya kejelian dan ketelitian dalam menyusun surat dakwaan.

“Supaya tidak terjadi kesalahan, kami mohon majelis hakim memberi waktu untuk menyelesaikan menyusun surat tuntutannya pada persidangan selanjutnya,” kata JPU dalam persidangan yang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Bambang Eka Putra dengan hakim anggota E Dewi Nungraini dan Sri Indah Rahmawati.

Atas permohonan ini, majelis hakim memberikan waktu kepada JPU sampai waktu sidang berikutnya pada Selasa (2/8) mendatang.

Menanggapi penundaan ini, Joko Mardiyanto SH selaku penasehat hukum terdakwa kasus penyelundupan heroin dengan barang bukti seberat 1,193 kilogram ini menyatakan bahwa pihaknya minta kepada jaksa penuntut umum untuk konsisten dalam sidang kasus tersebut.

“Penundaan ini dapat mengakibatkan klien kami merasa tertekan. Kami minta agar jaksa konsisten segera menyelesaikan kasus ini. Jangan terlalu banyak menunda-nunda waktu sidang,” ujar Joko dalam sidang.

Saat ditemui wartawan usai sidang, terdakwa menyampaikan bahwa dalam kasus ini dirinya dijebak, karena tidak mengetahui bahwa isi tas koper yang dibawanya adalah heroin. Dengan penundaan sidang hingga dua kali ini, menyebabkan dirinya mengalami tekanan batin.

“Saya meminta kepada polisi untuk menangkap orang yang memiliki barang itu, dan diadili,” kata Cherry usai sidang.

Dalam surat dakwaan yang dibacakan JPU, telah dijelaskan mengenai kronologi kasus penangkapan terdakwa dalam usaha penyelundupan heroin di Bandara Adi Soemarmo Surakarta, pada 3 April 2011 lalu, sekitar pukul 12.30 WIB.(AM/IH)