Berita Lembaga

Tim Survey: Belum Ada Kendala Berarti Dalam Pelaksanaan STBP

Deni Novani

Semarang – Komunitas pengguna narkotika, psikotropika dan zat adiktif (napza) suntik atau penasun di Semarang dinilai kooperatif selama mengikuti proses Survey Terpadu Biologis dan Perilaku (STBP) Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Tengah.

“Kami selaku tim survey sampai hari keempat ini belum menemukan kendala yang berarti, karena penasun yang diwawancara sangat kooperatif.” ujar Deni Novani, salah satu anggota tim survey bagi penasun, saat ditemui NapzaIndonesia.com Rabu (2/2) di lokasi survey.

Deni menyatakan bahwa yang dimaksud kooperatif disini adalah penasun yang datang mau menjawab pertanyaan yang diajukan dan mengikuti proses sampai pengambilan sampel darah untuk sero survey.

“Masalah di kelompok sasaran survey lainnya adalah ada yang tidak mau diambil sampel darah setelah diwawancara. Padahal tolak ukur bahwa responden dapat menjadi sumber data adalah sampai proses pengambilan sampel darah.” lanjut staf Dinas Kesehatan Kota Semarang ini.

Sistem kupon yang diterapkan dalam survey ini dirasa meringankan bagi tim surveyor, karena responden dari komunitas penasun datang sendiri ke tempat wawancara yang sudah ditentukan.

“Kami tidak perlu repot mendatangi tempat dimana penasun berada. Meskipun jumlah yang datang fluktuatif setiap harinya, namun kami optimis dapat menyelesaikan wawancara sesuai jadwal yang direncanakan.” imbuhnya.(IH/Gen)