Peristiwa

Tiga Kasus Narkoba di Polres Magetan, Dua Diantaranya Pengguna

Kepolisian Republik Indonesia

Magetan – Menurut catatan Satuan Reskoba Kepolisian Resor (Polres) Magetan, kasus narkoba dan obat daftar G yang terungkap selama Januari hingga Juni 2011 sebanyak 12 kasus dengan perincian tiga kasus narkotika dan sisanya adalah kasus obat daftar G.

“Kasus ini meningkat jika dibandingkan tahun lalu. selama tahun 2010, Reskoba Polres Magetan hanya menangani empat kasus saja, yakni tiga kasus narkotika dan satu kasus obat daftar G,” ujar AKP Ruwajiyanto, Kasat Reskoba Polres Magetan, Selasa (28/6).

Ruwajiyanto menyatakan bahwa tersangka kasus narkotika yang ditangkap adalah satu orang pengedar dan dua orang pemakai, sepuluh orang lainnya dari kasus peredaran obat daftar G di wilayah Magetan.

“Jumlah tersangkanya ada 13 orang, untuk kasus narkotika akan dijerat dengan Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman minimal empat tahun dan maksimal 12 tahun penjara,” imbuh Ruwajiyanto.

Untuk kasus peredaran obat daftar G, tersangka akan dijerat dengan Nomor 36 Tahun 2009 tentang kesehatan dan ancaman hukumannya maksimal 10 tahun penjara.

Selanjutnya Ruwajiyanto menjelaskan bahwa naiknya pengungkapan kasus narkoba ini menunjukkan peningkatan kinerja petugas.

“Namun di sisi lain, ini hal yang memprihatinkan karena menunjukkan bahwa masyarakat semakin banyak yang menggunakan narkoba dan obat sejenisnya,” ujarnya.

Persoalan tersebut merupakan persoalan serius karena menyangkut masa depan generasi muda. Oleh karena itu, upaya untuk memberantas peredaran narkoba harus terus dilakukan.

“Polisi tak hanya gencar melakukan penindakan, namun juga sosialisasi pada masyarakat tentang bahaya penggunaan narkoba dengan menggandeng pihak-pihak terkait seperti, BNK pemda setempat sebagai bukti nyata pencegahannya,” tutupnya. (IH)