Berita Nasional Peristiwa

Tiga Anggota Polisi di Semarang Ditangkap Karena Gunakan Shabu

Polri

Semarang – Kasat Narkoba Polrestabes Semarang AKBP Djoko Tjahyono menyatakan bahwa penggunaan dan peredaran nerkotika saat ini sudah masuk ke berbagai kalangan, salah satunya adalah kepolisian. Ia menambahkan bahwa pada Februari lalu, dua anggota polisi berinisial WT dari Polrestabes Semarang dan JS dari Polda Jateng ditangkap karena terlibat kasus narkotika. Kemudian pada April, seorang anggota Polres Semarang, DR juga ditangkap dalam kasus narkotika.

Menurut Djoko seperti diberitakan WartaJateng, Senin (4/6) ketiganya ditangkap bukan karena kebetulan melainkan sudah menjadi target operasi selama beberapa pekan. Ketiganya ditangkap pada tempat terpisah di wilayah Kota Semarang dengan barang bukti shabu.

“Meski pemakainya adalah polisi, namun jika memang terbukti maka akan kami proses sesuai hukum dan prosedur yang berlaku. Kami tidak akan berhenti memerangi kejahatan narkoba,” ungkapnya.

Kepala Unit Provost Polrestabes Semarang, AKP Maria Ana menegaskan bahwa ketiga anggota polisi yang terlibat kasus narkoba ini akan dikenai sanksi.

“Penentuan sanksinya disesuaikan dengan prosedur yang berlaku dan menunggu hasil sidang,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Elan Subilan menerangkan bahwa peredaran narkoba saat ini sudah menyentuh berbagai kalangan di masyarakat dan hal ini dinilai membahayakan olehnya. Kapolrestabes menambahkan bahwa jaringan peredaran narkotika sudah merambah kalangan pelajar, mahasiswa, pegawai dan lapisan masyarakat lainnya.

“Kami bahkan sampai memonitor fluktuasi harga narkoba di pasaran. Misalnya shabu, saat ini harga di pasaran mencapai 1,5 juta per gram,” imbuhnya.

Selama Januari hingga Mei 2012, kasus narkoba yang ditangani oleh Polrestabes Semarang sebanyak 33 kasus dengan 39 tersangka, dua diantaranya perempuan. Barang bukti dari kasus narkoba ini adalah 15,087 gram shabu, 18 butir ekstasi dan 59,068 gram ganja.