Berita Internasional

Terkait Perang Antar Kartel Narkoba, 20 Orang Diculik di Acapulco

Mexico City – Sekelompok pria bersenjata telah menculik 20 orang di kota Acapulco di pantai Pasifik Mesiko, pukulan terakhir pada tempat wisata yang indah di tepi pantai yang telah dinodai oleh kekerasan antar kartel narkotika itu.

Sekitar 20 orang diculik oleh pria-pria bersenjata Kamis siang di sebuah tempat yang kaya di Acapulco di dekat jalur penting wisata dari hotel, toko dan diskotik yang berjajar di Pantai itu, kata harian Reforma dan El Universal di laman Internet mereka, Sabtu (2/10).

Para wisatawan yang diculik itu menurut laporan berasal dari negara bagian Michoacan di Mexico barat, tempat pemicu lain perang narkoba di Mesiko. Wilayah itu menampung sebuah geng narkoba yang telah berperang untuk menguasai wilayah di sekitar Acapulco.

Polisi tidak bisa dihubungi dengan segera untuk dimintai komentarnya.
Para kartel narkotika yang telah berperang untuk menguasai pelabuhan pantai yang strategis di Acapulco telah melakukan teror di tempat itu sejak tentara membunuh gembong kartel setempat Arturo Beltran Leyva Desember lalu.

Kekerasan yang terus terjadi di wilayah itu telah merintangi upaya pemerintah untuk meningkatkan pariwisata.

Industri wisata merupakan sumber penting mata uang asing dan usaha Meksiko yang telah terpukul oleh resesi global, wabah flu H1N1 tahun lalu dan kecemasan atas kekerasan kartel narkotika yang meningkat.

Lebih dari 29.000 orang telah tewas dalam kekerasan antar kartel narkotika di Mexico sejak Presiden Felipe Calderon melancarkan serangan pimpinan militernya terhadap kartel-kartel obat bius pada Desember 2006.(Ant)