Berita Daerah Berita Lembaga HIV/AIDS

Puskesmas Pegandan Siap Layani Pengguna Napza Suntik

Semarang – Komisi Penanggulangan AIDS Kota (KPAK) Semarang  mengadakan rapat koordinasi pelaksana program pengurangan dampak buruk bagi pengguna narkotika, psikotropika dan zat adiktif (NAPZA) yang disediakan di Puskesmas Pegandan Semarang.

Program pengurangan dampak buruk NAPZA yang disediakan Puskesmas Pegandan antara lain yaitu program layanan jarum dan alat suntik steril (LJASS) dan layanan kesehatan dasar (Kesdas).

Program tersebut  melibatkan LSM untuk merujuk pengguna NAPZA suntik mengunjungi Puskesmas untuk memanfaatkan layanan tersebut.

Kamis siang(19/8), Lembaga Pelopor Perubahan (LPP) selaku pendamping komunitas pengguna NAPZA di kota Semarang melakukan pertemuan koordinasi dengan Puskesmas Pegandan. Agenda yang dibicarakan meliputi dua hal, yakni rencana sosialisasi program pada kaderPuskesmas dan pada warga masyarakat sekitar Puskesmas.

“Silahkan teman-teman LSM yang menjadi petugas penjangkau, berkoordinasi dengan kader di masing-masing kelurahan dan jika dibutuhkan akan diberikan surat tugas dari Puskesmas” ujar dr Nurhayati, Kepala Puskesmas Pegandan disela-sela pertemuan.

Rencananya sosialisasi akan dilakukan sebulan sekali, baik sosialisasi pada warga masyarakat maupun pada kader Puskesmas di setiap kelurahan. Wilayah kerja yang dituju adalah wilayah cakupan Puskesmas Pegandan yaitu Kelurahan Sampangan dan Kelurahan Bendan Dhuwur.

Tujuan jangka panjang dari sosialisasi ini adalah agar pengguna NAPZA suntik bersedia mengakses Layanan Jarum Alat Suntik Steril langsung ke Puskesmas.” ujar Arifiyanto Abdul Fani, Koordinator Lapangan LPP, pada akhir diskusi.(IH)