Berita Selebriti

Simon Monjack Sangkal Jika Murphy Meninggal Akibat Overdosis

1220_brittany_murphy_bn7Los Angeles – Suami aktris Brittany Murphy membantah kabar kematian istrinya yang meninggal dunia akibat overdosis obat-obatan. Simon Monjack yakin, peristiwa kematian Brittany bukan disebabkan oleh overdosis.

“Brittany bukan seorang pecandu obat-obatan, seperti yang selama ini disangka banyak pihak,” tegas Simon Monjack.

Monjack memastikan bahwa pada Selasa (22/12) waktu setempat, para penyidik menemukan dan menyita sekumpulan obat-obatan yang diresepkan dokter.

Monjack juga menepis spekulasi bahwa kematian aktris cantik berusia 32 tahun tersebut disebabkan karena penyalahgunaan Narkotika, Psikoropika dan Zat Adiktif (NAPZA) ilegal.

“Tak perlu diragukan, semua pemberitaan tentang itu bohong belaka”, tegas Monjack, seorang fotografer yang juga penulis naskah film.

Seperti yang diberitakan Daily News, Monjack menceritakan bahwa Brittany Murphy sudah sakit sebelum ditemukan terkapar oleh Sharon Murphy yang tak lain adalah ibu kandungnya.

“Ia menderita laringitis dan lemah jantung, tetapi ia tidak mengkonsumsi sesuatu yang berbahaya,” papar lelaki berkebangsaan Inggris yang menikahi bintang “Clueless” pada 2007 silam itu.

“Istri saya tidak mengkonsumsi apapun yang dapat menyebabkan ia sakit atau meninggal. Peristiwa ini diluar spekulasi yang paling buruk,” imbuh Monjack.

Usai dinyatakan meninggal dunia pada Minggu (20/12), pihak yang berwenang langsung menyita beberapa obat-obatan resep dokter dikediaman pasangan muda ini di Hollywood Hills pada Senin (21/12).

Pihak yang berwenang menyita obat-obatan ini sebagai barang bukti di dalam proses penyelidikan maupun pengadilan. Beberapa obat yang disita antara lain bermerk Topamax, Klonopin, Ativan, Vicoprofen, Hydrocodone dan Fluoxtine.

Didalam dunia medis Topamax dikenal sebagai obat anti kejang. Klonopin dan Ativan sebagai obat anti kecemasan, Vicoprofen dan Hydrocodone sebagai obat pereda sakit dan Fluoxtine sebagai obat anti depresi.(YS/Gen)