Berita Nasional Hukum Peristiwa

Serahkan Temuan Ganja ke Polisi, Mahasiswa UKSW Jadi Terdakwa

Majelis Hakim Memeriksa Erol

Salatiga– Sidang atas AEFM alias Erol (27) terdakwa dalam kasus temuan ganja dan kepemilikan ratusan butir pil dextro, berlangsung Selasa (15/5) pagi di Pengadilan Negeri Salatiga, Jawa Tengah. Sidang dengan agenda pemeriksaan terdakwa ini, merupakan sidang kelima yang dijalani terdakwa.

Kepada terdakwa Jaksa Penuntut Umum (JPU) Inayatul K. menanyai kronologis seputar ditemukannya ganja dalam bungkusan tas plastik berwarna putih yang ditemukan terdakwa di sebuah taman di Jalan Seruni, Salatiga. Adapun taman ini hanya berjarak 15 menit perjalanan kaki dari Mapolres Salatiga.

Melihat bungkusan mencurigakan tergeletak di taman pinggir jalan, terdakwa yang mengaku sebagai mahasiswa teknik informatika Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga ini kemudian tergoda untuk membuka bungkusan tersebut yang ternyata berisi ganja dan pil dextro. Temuan ini, kemudian diserahkan terdakwa kepada polisi, yang akhirnya justru menjerat terdakwa sendiri, untuk duduk di kursi pesakitan.

Majelis Hakim yang dipimpin Hakim FX Hanung Dwi, sempat menunjukkan bungkusan ganja dan 607 butir pil dextro kepada terdakwa untuk meminta pendapat terdakwa soal kebenaran barang bukti persidangan tersebut.

Hakim Hanung Dwi memerintahkan sidang dilanjutkan Selasa pekan depan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi.(Gen)

3 thoughts on “Serahkan Temuan Ganja ke Polisi, Mahasiswa UKSW Jadi Terdakwa”

  1. tolong pak harap segera ditindak lanjuti untuk pengaduan ini, karena kami mencurigai adanya penjualan ganja yang dilakukan oleh salah satu warga kami, warga tersebut adalah mahasiswa gunadarma depok yang kita kenal bernama Rapi dan tinggal di tempat kos-kosan ibu kamto yang biasa di sebut dengan nama kos-kosan daeng, untuk alamatnya di jl. akses universitas indonesia, lokasi tempat kos di gang jl.pamaan, setelah kampus gunadarma dijalanan menanjak setelah jembatan. Harap segera ditindak lanjuti pak sebelum lingkungan kami menjadi rusak. Kami yakin pihak Kepolisian mampu menanganinya karena Polisi adalah pengayom & pelindung masyarakat. (Rianty Putri)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *