Berita Berita Internasional Hukum Peristiwa

Selundupkan Metamfetamin ke Sydney, Pilot Malaysian Airlines Dipenjara 6 Tahun

Metamfetamin

Sydney– Seorang warga negara Malaysia yang mencoba menyelundupkan metamfetamin (shabu) senilai 10 miliar rupiah melalui bandara Sydney telah dikenakan hukuman 6 tahun penjara.

Thiagu Supramaniam (32) yang tengah menunggu kenaikan pangkat menjadi pilot Boeing 747 di Malaysian Airlines, tertangkap dengan 4.49 kg metamfetamin yang sedianya akan diserahkan pada kurir yang menunggu di Hotel Stamford Sydney, demikian diberitakan the Daily Telegraph.
Supramaniam ditangkap ketika petugas bandara memberlakukan inspeksi acak pada pesawat tersangka, setelah pesawat tersebut tiba dari Kuala Lumpur 10 Januari 2012. Petugas menemukan 6 paket metamfetamin terbungkus dalam tas Supramaniam.

Supramaniam diputus bersalah menyelundupkan metamfetamin yang memiliki kemurnian 80%. Tersangka mengaku kepada penyidik bahwa ia telah 4 kali berhasil menyelundupkan paket yang sama ke Australia.

Pengadilan mendapatkan keterangan bahwa Supramaniam memiliki kebiasaan berjudi yang membawanya terjerat dalam jaringan pemberi hutang yang juga terkoneksi dengan kartel NAPZA. Kartel tersebut telah mengancam keluarga Supramaniam.

Supramaniam memulai kebiasaan berjudi sejak Piala Euro 2008 yang menyebabkannya terbelit hutang sebesar sekitar 150 juta rupiah dengan bunga tinggi. Menurut catatan perjalanan Supramaniam, ia telah 47 kali memasuki Australia hanya untuk menginap satu malam dalam periode 6 bulan pada 2011.

Hakim Ian McClinctock dari Pengadilan Distrik menjatuhkan hukuman penjara 6 tahun pada Supramaniam tanpa adanya keringanan selama 4 tahun pertama. Supramaniam akan berhak mendapatkan keringanan hukuman mulai Januari 2016. (bern/YS)