Berita Nasional Peristiwa

Selundupkan Ketamin Senilai 4 Milyar, WN India Terancam 15 Tahun

Bea dan Cukai

Medan – Seorang warga India yang berupaya menyelundupkan ketamine senilai Rp4,86 miliar terancam hukuman 15 tahun penjara berikut denda sebesar Rp1,5 miliar.

Hal ini disampaikan oleh Benhard Sibarani, Kantor Pelayanan dan Pengawasan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean B Medan, Senin (11/6).

Kulamdhas Thakeer Mohammed Rafeek ditangkap oleh petugas Bea dan Cukai di Terminal Kedatangan Internasional Bandara Polonia Medan pada Sabtu (9/6) pagi.

Kulamdhas yang saat itu turun dari penerbangan Silk Air dengan nomor penerbangan MI 234 dari Singapura membawa 4.860 gram ketamin yang disimpan dalam wadah stainless.

“Tersangka dijerat dengan Pasal 102 huruf (e) jo Pasal 103 huruf (c) Undang-undang Nomor 17 Tahun 2006 tentang Kepabeanan dan Pasal 196 jo Pasal 197 Undang-undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan,” terang Benhard seperti diberitakan Benhard.

Menurut keterangan di paspornya, ini adalah kali kedua tersangka  ke Indonesia, selain perjalanannya ke Amerika Serikat dan Australia.

Saat disidik oleh Direktirat Reserse Narkoba Sumut, tersangka sempat mengaku tidak bisa berbahasa Inggris.

Dia cuma bilang akan dijemput seseorang di Bandara Polonia Medan, selanjutnya dia menyatakan mau berbicara kalau didampingi pihak konsulat India,” terang AKBP Budiman Manik, Kasubdit II Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara. (IH)