Berita Nasional Hukum

Selundupkan 3,5 Kilogram Shabu, Guru TK Dituntut Hukuman Seumur Hidup

Denpasar – Seorang perempuan berinisial TA (39) yang mengaku berprofesi sebagai guru bahasa Inggris pada sekolah swasta di Malang, Jawa Timur (Jatim), dituntut hukuman penjara seumur hidup atas dugaan penyelundupan 3,5 kilogram shabu.

Tuntutan ini dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ketut Sukada, SH dalam persidangan yang diketuai oleh hakim GUnawan Tri Budiono, SH di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar pada Rabu (11/4).

Dalam tuntutannya, JPU menyatakan bahwa TA didakwa dengan pasal 113 ayat 2 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika serta dituntut pidana penjara seumur hidup dan membayar denda pidana 10 miliar rupiah subsider enam bulan penjara.

TA ditangkap atas dugaan penyelundupan shabu pada Oktober tahun lalu saat turun dari pesawat Qatar Airways nomor penerbangan QR-638 dengan rute Kenya-Doha-Singapura-Denpasar. Petugas menemukan shabu seberat 3.583 gram dalam rongga koper yang dibawanya.

Dalam penyidikan, TA mengaku diperintahkan oleh seseorang bernama Erika untuk membawa shabu tersebut dengan dijanjikan imbalan 700 dolar AS. Menurut pengakuan TA, shabu yang dibawanya akan diedarkan oleh tersangka lain yaitu Nurhadi.

Saat ini, Erika dan Nurhadi juga telah ditangkap dan tengah menjalani proses hukum. TA juga mengakui bahwa shabu yang dibawanya diambil dari seseorang bernama Mark pada 5 Oktober 2011 di Mozambik.

Menanggapi tuntutan JPU atas TA, penasehat hukum yang mendampingi TA menyatakan akan menyampaikan pledoi atau pembelaan pada sidang mendatang, Rabu (18/4). (IH)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *