Peristiwa

Selama 2010, Polda Metro Jaya Menangkap 55 Warga Asing Terlibat Narkoba

Polri

Jakarta – Sepanjang 2010, Direktorat Narkotika dan Obat Berbahaya Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Ditnarkoba Polda Metro Jaya) menangkap 55 Warga Negara Asing (WNA) yang terlibat narkoba.

“Mayoritas tersangka berasal dari Iran,” ungkap Kepala Bagian Analisis Ditnarkoba Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Gembong Yudha, saat dikonfirmasi melalui telepon selularnya di Jakarta, Senin (27/12).

Kombes Gembong menyebutkan, ada 21 warga Iran yang terlibat narkoba, warga Malaysia (delapan orang), warga China (lima orang) dan warga Taiwan (empat orang).

Sedangkan, warga asal Nigeria, Nepal, Korea Selatan yang terlibat kasus narkoba masing-masing sebanyak dua orang. Sementara warga Singapura, Prancis, Lebanon, Italia, Aljazair, Uzbekistan, Thailand dan Pakistan masing-masing satu orang.

Namun demikian, petugas menangkap pelaku warga negara asing yang berperan sebagai kurir yang mengantarkan, menyelundupkan maupun pengedar narkoba, sedangkan produsennya belum terungkap.

Menurut Gembong Yudha, saat ini sebagian warga asing itu telah menjalani hukuman setelah mengikuti proses persidangan dan tersangka lainnya menjalani penahanan.

Selain menangkap pelakunya, Polda Metro Jaya juga menyita barang bukti berupa shabu sebanyak 43.386,2 gram, ketamine (28.936,3 gram), ekstasi (8.022 butir), heroin (537,1 gram) dan tablet “happy five” (150 butir).

Para tersangka terjerat Pasal 114 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) subsider Pasal 112 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman penjara maksimal 20 tahun, katanya menambahkan.(Ant)