Berita Nasional Peristiwa

Sejumlah Barang Bukti Narkotika Dimusnahkan di BNN

Badan Narkotika Nasional

Jakarta – Sebanyak 310,61 gram barang bukti berupa shabu dimusnahkan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) pada Senin (1/8). Pemusanahan ini dilakukan di lapangan parkir BNN, Jakarta.

 

Sejumlah barang bukti lain juga turut dimusnahkan oleh BNN, antara lain 249.714 butir ekstasi seberat 70.804,1 gram, benda padat kehitaman yang mengandung zat methamfetamine sebanyak 17.103 gram, dua liter cairan acetone dan tiga liter cairan toluene.

Direktur Pemberantasan Narkotika Alami Badan Narkotika Nasional (BNN), Benny Mamoto menyampaikan bahwa barang bukti yang dimusnahkan ini merupakan hasil dari pengungkapan kasus selama dua bulan terakhir.

Benny juga menambahkan bahwa barang bukti yang disita BNN tidak dimusnahkan semuanya.
“sebagian disisihkan untuk kepentingan laboratorium, pembuktian perkara, serta pendidikan dan pelatihan,” ujar Benny.

Dari seluruh kasus, barang bukti dengan jumlah paling banyak adalah barang bukti penangkapan tersangka SH alias Beong pada 15 Juli 2011 lalu. Barang bukti yang disita dari kasus tersebut adalah  49 plastik yang di dalamnya terdapat tabel narkotika jenis ekstasi sebanyak 245.421 butir.

“Tersangka Beong ditangkap pada bulan Juli lalu di Kaasan Sentul City, Bogor pada pukul delapan malam,” kata Benny.

Pada saat petugas hendak menangkap Beong, yang bersangkutan sempat melarikan diri melewati plafon rumah. Namun, atas bantuan warga tersangka tersebut dapat ditangkap.

“Beong mengakui jika ekstasi miliknya dikirim dari Belanda, melalui Batam, kemudian masuk ke Jakarta melalui jalur laut.

Selanjutnya, ekstasi tersebut dibawa dari Tanjung Priok ke Sentul dengan menggunakan mobil box, katanya.

“Menurut pengakuan Beong, ekstasi ini kualitas nomor wahid dan akan dipasarkan pada beberapa orang yang sudah siap membeli kepadanya. Tersangka dikenal sudah memiliki langganan yang cukup banyak di Jakarta,” kata Benny. (AM/IH)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *