Mabes Polri
Berita Nasional Peristiwa

Sebelum Menabrak Belasan Pejalan Kaki, Sopir Mengonsumsi Miras dan Alkohol

Mabes Polri
Mabes Polri

Jakarta – Hasil pemeriksaan urin terhadap AS (28) tersangka kasus “Xenia maut” yang menewaskan sembilan penjalan kaki di Kawasan Tugu Tani, Jakarta Pusat, Minggu (22/1) lalu terbukti positif.

Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya, Senin (23/1) mengatakan bahwa AS positif menggunakan narkoba dan minuman keras.

“Empat orang yang berada di dalam mobil Xenia, termasuk AS, telah positif terdapat metaphetamin. Artinya, memang ada unsur narkoba di dalamnya,” kata Direktur Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Nugroho Aji, Senin (23/1).

Nugroho menduga yang menyebabkan AS, pengemudi mobil Xenia itu menabrak pejalan kaki karena efek dari miras belum hilang. Ditambah lagi dengan mengkonsumsi pil ineks.

Selain itu, ia membantah empat orang tersangka menggunakan narkoba jenis lain selain ekstasi seperti yang dikabarkan, yaitu shabu dan ganja. Empat orang tersangka ini dijerat dengan pasal 127 UU Nomor. 35/2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukum hanya satu tahun.

“Tidak ada shabu atau ganja. Untuk UU Narkoba, mereka telah ditetapkan sebagai tersangka tapi hanya sebagai pengguna. Kalau ada barang bukti lain, misalnya ada saabu ditemukan di dalam mobil, ancamannya akan lebih berat. Tapi ini kan kami belum temukan,” kata Nugroho.

AS dan ketiga temannya saat ini diproses Polda Metro Jaya dan dijerat pasal berlapis. Selain dengan UU Narkotika, AS dkk dijerat dengan pasal 310 ayat 4 juncto pasal 283 juncto pasal 288 UU No. 22/2009 tentang Lalu-Lintas.

Pernyataan Nugroho berbeda dengan pernyataan Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Rikwanto. Selain ekstasi, AS dkk juga positif mengonsumsi shabu dan ganja.

“Untuk hasil tes urin, keempatnya dinyatakan positif, bisa ekstasi, bisa shabu. Mengisap ganja salah satunya,” kata Rikwanto.(Rep/Gen)