Berita Lembaga Berita Nasional Kebijakan Daerah Kegiatan

Satnarkoba Polrestabes Enggan Hadiri Pertemuan Penegak Hukum Penanganan Pecandu

Pertemuan Penegak Hukum dan Institusi Medis Terkait Penanganan Pecandi di Semarang

Semarang – Satuan Narkoba Polrestabes Semarang, enggan hadir dalam Pertemuan Penegak Hukum dan Institusi Medis untuk Penanganan Pecandu NAPZA di Kota Semarang, Selasa (18/9) pagi.

Ketidakhadiran ini sangat disayangkan sejumlah institusi mengingat selama ini, polisi sangat berperan dalam penanganan kasus-kasus narkotika yang melibatkan pecandu.

“Pertemuan ini untuk mencari titik temu antar Institusi Pelaksana Wajib Lapor (IPWL) bagi pecandu narkoba, lha kalau satnarkoba-nya tidak hadir, maka masyarakat akan menganggap polisi tidak serius dalam menyelesaikan kasus-kasus narkotika,” ungkap Yvonne Sibuea, Direktur Eksekutif Lembaga Pelopor Perubahan (LPP) Semarang.

Sebelumnya, pihak satnarkoba Polrestabes Semarang menyatakan kesiapannya untuk hadir dalam pertemuan yang cukup penting ini.

Sementara, saat dihubungi NapzaIndonesia.com, Kaur BinOps Satnarkoba Polrestabes Semaramg, AKP Herwana, mengatakan ketidakhadirannya karena mendapat penugasan mendadak untuk melakukan negosiasi pengamanan pada aksi unjuk rasa yang sedang berlangsung di Semarang.

Dalam pertemuan penegak hukum sebelumnya yang difasilitasi UNODC, KPA dan LPP pada pertengahan Juli lalu hadir beberapa institusi seperti BNNP Jateng, kejaksaan, kehakiman, dinas kesehatan, dinas sosial rumah rehabilitasi, serta organisasi jurnalis kota Semarang.(G)