Berita Lembaga HIV/AIDS Kegiatan

Sambut HAS, Komunitas Peduli HIV/AIDS Serukan Pentingnya Akses Pendidikan

Semarang – Peringatan Hari AIDS Sedunia di Semarang dilaksanakan di beberapa lokasi terpisah. Di Bundaran Tugu Muda Semarang misalnya, aksi simpatik dengan melakukan kampanye membagi-bagikan pita merah dan selebaran dilakukan oleh Komunitas Waria Semarang.

“Tujuan dari kegiatan ini, untuk mengajak diri sendiri, orang yang kita cintai, dan warga masyarakat umum supaya peduli terhadap permasalahan seputar HIV/AIDS”, ujar dr. Lies Agustin, Direktur LSM Graha Mitra kepada NapzaIndonesia.com.

Komunitas waria dan gay yang tergabung dalam acara ini ikut turun ke jalan untuk membagikan pita merah dan selebaran yang berisi tentang pentingnya akses pendidikan kepada masyarakat supaya sadar terhadap persoalan-persoalan HIV/AIDS.

“Keterlibatan kami dalam kegiatan ini dalam rangka turut serta membuka mata masyarakat tentang HIV/AIDS. Apalagi bagi komunitas waria seperti kami, edukasi mengenai masalah kondom sangat penting. Hal itu karena bagi sebagian besar kaum waria memiliki pekerjaan yang sangat dekat dengan resiko terinfeksi HIV”, ujar Agnes, salah satu waria yang mengikuti kegiatan tersebut.

Adapun kegiatan yang dilakukan secara swadaya ini juga melibatkan Semarang Gay Community serta beberapa pelajar sekolah.

Sementara bertempat di Kampus IKIP PGRI Semarang, ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Sahabat Peduli NAPZA (SPENA) melakukan beragam kegiatan di dalam kampus.

Acara dimulai dengan pentas musik dari berbagai genre, renungan malam serta test HIV/AIDS sukarela atau Voluntary Counseling and Testing (VCT) gratis.

Beberapa unit kegiatan mahasiswa lain, dan anggota Kelompok Advokasi Kebijakan Napza Jawa Tengah (PERFORMA) turut berpartisipasi dalam acara tersebut.

Kepada NapzaIndonesia.com, Ketua SPENA, Yahya Muzakki, mengatakan bahwa tujuan dari acara ini adalah untuk menggugah kepedulian mahasiswa di lingkungan kampus IKIP PGRI agar lebih peduli pada permasalahan HIV/AIDS.

“Selain melibatkan mahasiswa IKIP PGRI, kami juga mengajak Dinas Kesehatan Kota (DKK) Semarang serta Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Semarang untuk memfasilitasi VCT gratis”, lanjut Yahya.(IH/Gen)