Berita Internasional

Rusia Menyusun Strategi Untuk Perangi Perdagangan Narkotika

Rusian Flag

Washington – Menurut isi Laporan Strategi Pengendalian Narkotika Internasional Tahun 2012, yang dilaporkan oleh Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Rusia kini mengambil langkah serius untuk memerangi perdagangan narkotika.

Menurut data PBB yang dilansir Antara, di Rusia terdapat 5,1 pengguna NAPZA dan 2,5 juta pecandu NAPZA. Lebih dari 90% pecandu di negara ini menggunakan heroin. Pada tahun 2010, barang bukti NAPZA ilegal yang disita oleh lembaga penegak hukum Rusia berjumlah 41,25 metrik ton.

Menanggapi masalah ini, Presiden Rusia Dmitry Medvedev telah memerintahkan penyusunan konsep untuk memperkenalkan perawatan medis sebagai alternatif tindakan hukum bagi pecandu NAPZA di Rusia mulai April mendatang.

Seperti dilansir oleh Antara, isi Laporan Strategi Pengendalian Narkotika Internasional Tahun 2012 menyebutkan bahwa Rusia merupakan negara tujuan utama perdagangan heroin dari Afghanistan, selain pasar yang signifikan untuk jenis narkotika yang lain seperti opium, ganja, zat-zat ilegal lainnya dan juga NAPZA sintetis.

Pemerintah Rusia telah meningkatkan upaya kontra-narkotika dalam satu tahun terakhir, khususnya di bidang kerja sama internasional untuk memerangi perdagangan narkoba di wilayah itu. Ini dilakukan mengingat Rusia merupakan jalur perdagangan yang disebut “rute utara” untuk perdagangan heroin Afghanistan.

Dalam laporan ini dikatakan bahwa Rusia terus mengembangkan sumber daya dalam memerangi narkoba melalui pembentukan dan koordinasi lintas sektor, kerangka hukum dan komitmen sumber daya yang diperlukan.

Upaya lain yang dilakukan adalah memperlakukan upaya kontra-narkotika sebagai prioritas utama nasional dan negara, serta meningkatkan kerja sama dengan Amerika Serikat dan negara-negara lain dalam menanggulangi masalah narkotika. (IH)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *