Berita Daerah Hukum

PKB Jatim Pecat Legislator DPRD Kota Pasuruan Pengguna Shabu

Surabaya – Dewan Pimpinan Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Timur mengeluarkan surat pemecatan kepada anggotanya berinisial IDR, seorang legislator DPRD Kota Pasuruan, karena diduga terlibat kasus narkoba.

“Kami sudah mengeluarkan surat pemecatan dan ini juga didukung oleh DPP,” ujar Ketua DPW PKB Jatim Abdul Halim Iskandar kepada wartawan di Surabaya, Jumat.

Surat pemecatan yang dikeluarkan DPW PKB Jatim bernomor 4932/DPW-03/IV/A.1/XI/2015 tertanggal 19 November 2015 dan sudah dikirim ke DPC PKB Kota Pasuruan.

Pihaknya mengaku berinisiatif mengeluarkan surat pemecatan setelah memastikan bahwa tersangka IDR yang ditangkap oleh Polrestabes Surabaya itu adalah kadernya.

“Selain memecat sebagai pengurus sekaligus kader, kami juga segera melakukan pergantian antar waktu keanggotaannya sebagai wakil rakyat,” ucap Ketua DPRD Jatim tersebut.

Kakak kandung Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar itu menegaskan bahwa seluruh wakil rakyat sudah menandatangani komitmen dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk memberantas narkoba di kalangan legislatif tanpa terkecuali.

“Dia sudah melanggar komitmen sebagai anggota dewan. Yang lebih mencoreng lagi adalah partai kami ini partai Islam sehingga ini memalukan citra partai,” katanya.

Sebelumnya, Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya menangkap pria berinisial IDR yang ternyata anggota DPRD Kota Pasuruan karena diduga terlibat narkoba.

Polisi menangkap IDR pada Rabu (18/11) di salah satu hotel di kawasan Surabaya Barat bersama dua teman perempuanya beserta barang bukti shabu-shabu.

Selain menetapkan IDR, polisi juga memberikan status sama kepada dua teman wanitanya, masing-masing berinisial SA (23) dan CD (20).

“Statusnya sudah tersangka dan kami masih mengembangkan kasus ini, termasuk mencari jaringan pemasok narkoba,” ujar Wakil Kepala Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Surabaya Komisaris Polisi I Wayan Winaya. (Sumber: AntaraNews.com / Gentry Amalo)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *