Kebijakan Daerah

Rencana Pembangunan Lapas Narkoba di Pulau Tersendiri

logo-lapas
Lembaga Pemasyarakatan

Maluku – Kepala Divisi Pemasyarakatan, Kanwil Kementrian Hukum dan HAM Maluku, Bambang Haryono menjelaskan bahwa ada beberapa pulau di Maluku yang dinilai sangat cocok untuk dijadikan lokasi pembangunan lembaga pemasyarakatan (LP atau Lapas). Namun hal tersebut masih menunggu persutujuan dari Kementrian Hukum dan HAM.

Pulau yang dinilai sangat berpontensi adalah Saparua atau beberapa pulau lainnya yang relatif cukup besar namun untuk akses perhubungannya tidak selancar pulau besar lainnya, hal itu memudahkan aparat untuk melakukan pemantauan jalur keluar masuk keluarga pengunjung yang membesuk tahanan maupun narapidana.

“Berbeda dengan lapas konvensional, maka lapas khusus narkoba ini seharusnya tidak mewajibkan pengunjung membawa makanan atau barang apapun dari luar penjara, sehingga peluang menyelundupkan barang haram itu semakin diperkecil,” papar Bambang.

Sedangkan untuk mengantisipasi keluarga pengunjung, pihak lapas harus menyediakan kantin atau koperasi yang menjual aneka barang kebutuhan, agar mereka bisa membelikan kebutuhan untuk sanak keluarga mereka yang sedang menjalani masa hukuman.

Bagi petugas lapas, sebelum ditempatkan harus menanda tangani perjanjian atau pakta integritas untuk mengantisipasi lolosnya narkoba ke dalam penjara. Sehingga kalau hal itu terjadi maka petugas yang terlibat akan dikenai sanksi disiplin yang sangat tegas.

“Namun untuk menerapkan program seperti ini, minimal harus ada proses sosialiasi yang dilakukan Kanwil Kementerian Hukum dan HAM terhadap para tahanan dan narpaidana maupun masyarakat secara umum,” jelas Bambang.(Ant/AM)