Peristiwa

Remaja Australia Akan Tetap Diproses Hukum

Denpasar – Kepala Bagian Reserse Kriminal Mabes Polri, Komjen Pol Sutarman, di sela-sela sidang Asean Ministerial Meeting Transnational Crime (AMMTC) di Nusa Dua, Bali, menegaskan bahwa remaja Australia yang tertangkap karena membawa ganja akan tetap diproses hukum.

“Tindak kejahatan narkotika yang dilakukan anak di bawah umur harus tetap diproses hingga persidangan memutuskan,” katanya, pada Senin (10/10) disela sidang Asean Ministerial Meeting Transnational Crime (AMMTC) di Nusa Dua, Bali.

Sutarman menyatakan, negara yang bersangkutan dalam hal ini Australia  akan diberi tahu bahwa anak di bawah umur dapat menjadikan suatu pertimbangan bagi negara itu dalam rangka menjatuhkan hukuman kepada anak-anak.

“Kalau yang tersangka anak-anak, katanya, tentu ada negosiasi dan kerjasama. Dalam ASEAN +3 nanti, Indonesia juga ada kerja sama dengan Australia. Jadi kalau memang anak-anak, kami akan ada negosiasi antara negara dengan negara,” paparnya.

Seperti telah diberitakan, seorang warga negara Australia yang masih berusia remaja, LM (14) ditangkap oleh jajaran Direktorat Reserse Narkoba Polda Bali pada Selasa (4/10) lalu di daerah Legian, Kuta, Bali karena kedapatan memiliki 6,9 gram ganja.

“Meski akan ada negosiasi antar negara, tidak ada perjanjian pertukaran atau barter pelaku kejahatan antar dua negara. Demikian pula sebaliknya,” ujar Sutarman.

Sutarman menambahkan bila ada warga Indonesia yang melakukan pelanggaran di Australia akan ditindak juga sesuai dengan hukum di negara Australia.

“Kami juga berikan pihak Australia untuk melakukan penegakan hukum, tetapi kami saling mengawasi proses hukum tersebut,” imbuhnya. (IH)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *