Berita Internasional Kebijakan Nasional

Ratusan Petani Ganja Lebanon Lakukan Perlawanan Bersenjata

Tanaman ganja di Lembah Bekaa, Lebanon

Beirut – Ratusan petani yang mempersenjatai dirinya dengan senapan mesin, pelontar granat dan mortir, Senin (23/7) pagi waktu setempat melakukan perlawan terhadap pasukan pemerintah Lebanon yang berniat melakukan pemusnahan ladang ganja dan opium mereka di Lembah Bekaa.

Menurut Reuters, seorang saksi mata peristiwa itu mengatakan bahwa tidak ada korban jiwa dan luka-luka dalam peristiwa tersebut, namun dua kendaraan pasukan pemerintah mengalami rusak berat diterjang ratusan peluru petani.

Selama perang sipil yang berlangsung dari 1975 – 1990 Lembah Bekaa yang subur tersebut telah memproduksi 1000 metrik ton ganja dan 30 hingga 50 metrik ton opium yang merupakan bahan baku heroin.

Pada 1991 – 1993, tanaman ganja dan opium diberantas habis di bawah program PBB, namun kemudian muncul kembali. Saat ini tidak ada data statistik yang dapat dijadikan acuan mengenai berapa banyak produksi ganja Lebanon.

Setiap tahunnya pasukan keamanan pemerintah Lebanon selalu menjalankan operasi pemusnahan ganja dan opium di Lembah Bekaa. Namun upaya pasukan pemerintah ini selalu mendapatkan perlawanan dari para petani, karena ganja dan opium merupakan satu-satunya komoditas yang menguntungkan bagi petani miskin di Lembah Bekaa.

Sebuah sumber keamanan yang tidak disebutkan namanya mengatakan bahwa pasukan pemerintah segera menyusun kekuatan ulang untuk melakukan operasi pemusnahan tanaman ganja dan opium.(Rtr/Gen)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *