Berita Lembaga Berita Nasional Kegiatan

Radio Komunitas Usung Tema Anti Diskriminasi ODHA Pengguna Napza

SemarangKomisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Jawa Tengah bersama dengan komunitas pengguna NAPZA PERFORMA mengadakan kampanye dan edukasi melalui radio komunitas kampus Politeknik Negeri Semarang (Polines) pada Senin (6/6).

Tema edukasi yang diangkat adalah stigma dan diskriminasi terkait pengguna napza suntik yang terinfeksi HIV. Narasumber dalam siaran radio komunitas ini adalah pendamping orang terinfeksi HIV dari LSM Lembaga Pelopor Perubahan dan salah satu anggota komunitas PERFORMA yang terinfeksi HIV.

“Kami mengharapkan mahasiswa juga mengikuti perkembangan kasus terkait napza dan HIV/AIDS,” ujar Bowo, salah satu pengurus radio komunitas Polines kepada NapzaIndonesia.com di lokasi siaran.

Acara siaran radio komunitas ini juga membuka kesempatan bagi pendengar untuk bertanya melalui telepon maupun sms. Selama siaran berlangsung, banyak pendengar yang merespon melalui telepon dan sms untuk bertanya tentang seputar napza dan HIV/AIDS.

“Masih adanya stigma dan diskriminasi masyarakat mengenai pengguna napza dan HIV/AIDS membuat kegiatan ini penting untuk dilakukan,” ujar Toni, salah satu narasumber dalam siaran ini.

Kegiatan siaran bersama antara KPA Provinsi Jawa Tengah, Kelompok Advokasi Kebijakan Napza PERFORMA juga Forum Kita Peduli AIDS Semarang (KIPAS) ini bekerjasama dengan beberapa radio komunitas di kota Semarang.

“Rencananya kegiatan ini akan berlangsung selama delapan bulan kedepan dengan tema dan narasumber yang beragam. Tema utamanya adalah edukasi masyarakat mengenai HIV/AIDS,” ujar Very, koordinator siaran radio komunitas yang merupakan staf KPA Provinsi Jawa Tengah. (Yan/IH)