Berita Daerah Berita Lembaga HIV/AIDS

Puskesmas Pegandan Janjikan Konselor Adiksi Bagi Pengguna Napza

Semarang – Pengguna narkotika, psikotropika dan zat adiktif (NAPZA) di kota Semarang secara rutin berdiskusi dengan Puskesmas penyedia layanan klinik pengurangan dampak buruk penggunaan NAPZA suntik atau harm reduction.

Puskesmas Pegandan, salah satu Puskesmas penyedia layanan klinik harm reduction di kota Semarang pada Kamis (17/3) berdiskusi dengan para pengguna NAPZA, membahas kartu identitas bagi pengakses layanan ini.

“Dalam diskusi ini, kita masih dalam tahap membahas tentang persyaratan kartu identitas itu sendiri dan melihat tanggapan para pengguna NAPZA,” ujar dr. Nurhayati, M.Kes, Kepala Puskesmas Pegandan pada Napzaindonesia.com di lokasi diskusi.

Layanan bagi pengguna NAPZA di sekitar Semarang yang disediakan oleh Puskesmas Pegandan antara lain Layanan Alat Suntik Steril (LASS) dan konseling tentang kesehatan dasar. Layanan ini diampu oleh dr. Maya Amelia dan dua orang staf Puskesmas lainnya.

“Apabila diperlukan, kami akan mengusahakan adanya konselor adiksi untuk melayani pengguna NAPZA yang ingin berkonsultasi mengenai kecanduannya,” papar Nurhayati.

Lebih lanjut Nurhayati menambahkan bahwa kerahasiaan data klien secara umum, termasuk pengakses layanan harm reduction akan dijaga kerahasiaannya.

“Data tersebut hanya akan disampaikan kepada yang berkepentingan apabila benar-benar diperlukan. Dalam hal ini adalah Dinas Kesehatan dan Komisi Penanggulangan AIDS,” tutup Nurhayati pada akhir diskusi. (Mun/IH)