Berita Internasional Kebijakan Global

Presiden Guatemala Perintahkan Militer Ikut Aktif Perangi Sindikat Narkoba

Presiden Otto Perz Molina

Guatemala City – Pemerintah Guatemala kini mengikuti jejak Meksiko dan Honduras yang melibatkan militer dalam memerangi para pengedar narkotika.

Presiden Guatemala Otto Perez Molina memerintahkan militernya memerangi para pengedar narkotika. Dalam perintahnya ini, Perez Molina juga meminta angkatan bersenjata untuk menetralisasi kejahatan terorganisasi.

Perintah ini dikeluarkan sehari setelah dirinya dilantik sebagai presiden. Dalam pidatonya di hadapan pasukan angkatan bersenjata purnawirawan jenderal ini meminta agar militer bekerja sama dengan aparat keamanan lainnya untuk membasmi kejahatan terorganisasi di darat, laut dan udara.

Guna memperlancar operasi ini, maka pemerintah Guatemala akan menyediakan tambahan pesawat terbang, kapal cepat dan berbagai jenis kendaraan tempur.

Molina telah berjanji akan memerangi peredaran narkotika dan menekan angka kejahatan di negeri Amerika Tengah itu. Bahkan selama masa kampanyenya Molina telah berjanji akan menjaga keamanan negeri itu dan jika perlu menggunakan tangan besi.

Korupsi Polisi
Pada Desember lalu, sebelum mengakhiri masa jabatannya Presiden Guatemala Alvaro Colom memberi wewenang khusus kepada militer untuk mengendalikan Provinsi Alta Verapaz di wilayah utara.

Para pejabat Guatemala mengatakan provinsi itu dikuasai para pengedar narkotika Meksiko yang tergabung dalam kartel Zetas.

Seorang juru bicara pemerintah mengatakan kartel Zetas sepenuhnya menguasai kepolisian Alta Verapaz sehingga membiarkan para kriminal bebas berkeliaran.

Wewenang istimewa itu memungkinkan militer melakukan pemeriksaan dan penahanan tanpa surat perintah di seluruh wilayah Alta Verapaz.

Dan di bawah perintah Presiden Molina maka militer akan ikut dalam perang melawan kejahatan terorganisasi di negeri itu.

Guatemala adalah titik transit utama penyelundupan kokain dari Kolombia, melalui Guatemala lalu ke Meksiko sebelum berakhir di Amerika Serikat.

Aparat keamanan Guatemala mengatakan operasi kartel Zetas di wilayah Guatemala terus meningkat sejak Presiden Meksiko Felipe Calderon meningkatkan tekanan terhadap para pengedar narkotika di negeri itu.(BBC/Gen)