Berita Nasional Peristiwa

Polri Diminta Serius Tanggapi Pengaduan Jebakan Narkoba

Polri

Jakarta – Kasus penjebakan yang ditulis pengguna jejaring sosial twitter, Lita Stephanie mengundang berbagai pendapat di masyarakat. Ditengah upaya Polri memperbaiki citra ramah dan santun di masyarakat, kasus penjebakan narkoba yang ditulis oleh Lita ini merupakan gambaran dari suara masyarakat terhadap kinerja kepolisian.

Dalam akun twitternya pada Selasa (19/8), Lita mengaku mobilnya digeledah saat melintas di Jalan Bangka sekitar pukul 01.30 WIB oleh sejumlah anggota polisi yang sedang melakukan razia.

Lita dituding menyimpan obat-obatan yang diduga narkotika hingga menjalani pemeriksaan selama hampir satu jam.

Priyo Budi Santoso, Wakil Ketua DPR Bidang Polkam dalam pernyataannya di Gedung DPR Rabu (20/6) menyesalkan tindakan polisi dalam hal ini.

“Perlakuan semacam ini akan menjadikan opini yang merugikan Polri secara keseluruhan. Oleh karena itu saya minta kepada Kapolri untuk mengadakan koreksi total terhadap perlakuan aparat yang seperti ini,” imbau Priyo seperti diberitakan Detik.

PEndapat senada juga disampaikan Nasir Djamil, Wakil Ketua Komisi III DPR, yang mengatakan bahwa pihak kepolisian sebaiknya menanggapi aduan dugaan jebakan narkoba dalam kasus Lita.

“Kalau kisah Lita itu benar, maka ini menunjukkan bahwa sinyalemen adanya oknum-oknum polisi yang menjebak korban dalam kasus narkoba bukanlah isapan jempol. Komisi 3 juga banyak menerima laporan serupa,” ungkapya.

Nasir menambahkan bahwa pihaknya banyak menerima aduan mengenai kinerja polisi dan mengaku sudah menyampaikan ke Kapolri.

“Namun sayangnya belum ada respon. Laporan terkait dengan oknum yang menjebak tersebut sangat banyak. Sayangnya banyak laporan masyarakat terkait masalah ini tidak dilanjuti oleh polisi,” imbuhnya.

Sementara itu, Polda Metro Jaya melalui Kanid HUmas Kombes Pol Rikwanto mengatakan bahwa masyarakat diminta melapor ke Kabid Profesi dan Pengamanan (Propam) jika ada yang merasa dijebak.

“Kalau ada seperti itu, lapor ke Propam. Catat nama petugasnya dan kesatuannya,” ujar Rikwanto seperti diberitakan Detik.