Peristiwa

Polrestabes Surabaya Gagalkan Peredaran 8,5 kilogram Shabu

Surabaya – Tim Reserse Narkoba Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya berhasil menggagalkan peredaran shabu-shabu seberat 8,5 kilogram senilai Rp8,5 miliar dan menangkap tiga pelaku.

“Keberhasilan ini luar biasa dan kami sangat mengapresiasinya. Semoga program Jatim zero narkoba terwujud,” ujar Kapolda jatim Irjen Pol Anas Yusuf di Mapolrestabes Surabaya, Jumat.

Ketiga pelaku masing-masing berinisial AA (24) warga Tanah Merah Surabaya, TF (31) warga Genteng Surabaya, serta BD (36) warga Gedangan, Sidoarjo.

Satu pelaku lainnya yang diduga sebagai pemilik, yakni berinisial AL, masih dalam pengejaran polisi dan ditargetkan tertangkap secepatnya karena polisi sudah menerima datanya.

Penangkapan tiga tersangka ini berdasarkan laporan yang diterima oleh pihak kepolisian bahwa akan ada transaksi narkoba di kawasan Surabaya Utara.

Polisi akhirnya menangkap tersangka AA dan TF di Jalan Pogot Surabaya dan mendapati 0,4 gram shabu-shabu dan 2,05 gram shabu lainnya yang dikemas dalam paket berbeda.

Setelah dilakukan pengembangan penyelidikan, polisi berhasil menangkap tersangka BD yang di rumahnya ditemukan barang bukti 8,5 kilogram shabu-shabu.

Di hadapan petugas, tersangka BD mengaku mendapatkan serbuk kristal tersebut dari tersangka AL, yang saat ini masih buron.

“BD adalah residivis narkoba dan pernah satu sel dengan tersangka TF. Mereka divonis setahun penjara karena kasus narkoba,” tukas jenderal bintang dua tersebut. Tidak itu saja, BD juga mengaku sudah tiga kali menerima paket shabu-shabu dari AL, yakni Januari dengan shabu-shabu seberat 3,5 kilogran, Februari menerima 7,9 kilogram shabu-shabu dan awal Maret 7,9 kilogram shabu-shabu.

“Jadi perkiraan total barang yang diterima tersangka BD dari tangan AL mulai Januari hingga Maret sebanyak 19,3 kilogram atau senilai sekitar Rp19 miliar,” katanya.

Dari jumlah itu, yang disita polisi dari tersangka BD seberat 8,5 kilogram, sedangkan 10,8 kilogram lainnya diperkirakan sudah beredar di masyarakat.

Kapolda Jatim juga memberikan penghargaan kepada enam anggota Polrestabes Surabaya yang sukses mengungkap kasus narkoba seberat 8,5 kilogram. Kemudian, 10 anggota Polres Tanjung Perak juga mendapat penghargaan sama usai sukses mengungkap narkoba jenis shabu-shabu seberat 2,1 kilogram dan ribuan pil ekstasi.(Ant)