Berita Daerah Hukum

Polres Pasaman Temukan Ladang Ganja

Lubuk Sikaping – Kepolisian Resor (Polres) Pasaman, Sumatera Barat menemukan 25 batang tanaman ganja di Bukik Garinggiang, Padang Gelugur. Kapolres Pasaman AKBP Reko Indro Sasongko di Lubuk Sikaping mengatakan penemuan batang ganja ini dibantu pihak kecamatan dan nagari serta masyarakat setempat.

“Selain tanaman ganja, petugas juga menemukan satu bungkus bibit ganja,” ujar Indro Sasongko, Jumat (17/2).

Menurut Indro Sasongko, hingga kini pihaknya masih melanjutkan penyisiran karena masih ada indikasi tanaman ganja lainnya.

“Kemungkinan masih ada karena ada biji ganja yang sengaja ditanam di dalam tanah yang terbungkus plastik hijau,” ujarnya.

Sementara itu, Wakapolres Pasaman Kompol Efdar Roza yang memimpin operasi ini menduga tanaman ganja tersebut baru selesai dipanen karena masih segar.

“Kami sudah dua hari ini di perbukitan menelusuri beberapa lokasi yang dicurigai masih ada ditanami batang daun ganja,” ujarnya.

Seperti yang dilansir AntaraNews, Efdar Roza mengatakan hingga saat ini pelaku dan pemilik batang ganja tersebut belum berhasil ditangkap.

“Kami akan terus kembangkan. Mudah-mudahan pemilik segera tertangkap,” terangnya.

Roza mengatakan akses jalan menuju perbukitan hanya dapat ditempuh dengan berjalan kaki sekitar 30 menit dari jalan beraspal.

Sebelumnya, jajaran Kepolisian Resor Pasaman menangkap tiga pemilik tanaman ganja di Nagari Sontang, Rabu (15/2) sekitar pukul 22.00 WIB. Adapun ketiga orang yang ditangkap tersebut masing-masing bernama Maibana Siregar (39), Batara Rambe (27) dan Ridwan Dalimunte (19). Ketiganya merupakan warga Padang Gelugur. Sedangkan satu orang rekan mereka berinisial B sudah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO). B merupakan residivis kasus yang sama dan pada tahun 2014 bebas dari Rutan Kelas II B Lubuk Sikaping.

Menurut Kapolres Pasaman, AKBP Reko Indro Sasongko mengatakan polisi menyita barang bukti berupa enam batang ganja yang ditanam di polibag, enam bungkus kecil biji ganja siap tanam, dua paket kecil ganja kering yang dibungkus dengan daun pisang, sejumlah uang hasil transaksi, dan satu unit senapan angin modifikasi berkaliber 4,5 mm.(Antara / Gentry A.)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *