Berita Nasional Peristiwa

Polisi Tangkap Delapan Pengedar Ganja Antarkota

Polri

Cilacap – Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resor Cilacap, Jawa Tengah, menangkap delapan anggota sindikat pengedar ganja antarkota dengan barang bukti ganja seberat 1,3 kilogram.

“Penangkapan ini dapat dilakukan berkat informasi dari masyarakat tentang peredaran ganja di Kecamatan Jeruklegi pada Rabu (16/1) malam,” kata Kepala Polres Cilacap Ajun Komisaris Besar Polisi Wawan Muliawan saat gelar perkara di Markas Polres Cilacap, Jumat (18/1).

Berdasarkan informasi tersebut, kata dia, petugas Satres Narkoba melakukan pengintaian hingga akhirnya menangkap seorang tersangka bernama Heri Soleman (28), warga Desa Jeruklegi Wetan.

“Saat diperiksa, tersangka mengaku mendapat kiriman ganja dari luar daerah dan telah didistribusikan. Oleh karena itu, kami segera mengejar jaringan di bawah Heri,” katanya.

Ia mengatakan, petugas selanjutnya menangkap tujuh tersangka anggota jaringan Heri, yakni Sujarwo (28), warga Cilacap Selatan, Bayu (28), warga Kelurahan Cilacap Tengah, Ahmad Suwandi (33), warga Cilacap Selatan, Nandra Safian (22), warga Kelurahan Sidanegara, Supriyadi (31), warga Kelurahan Donan, Ahmad Muhajir (27), warga Cilacap Utara, dan Nuvrianto (27) warga Cilacap Tengah.

Menurut dia, secara keseluruhan barang bukti ganja yang dapat diamankan dari para tersangka seberat 1,3 kilogram.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan, diketahui jika ganja tersebut diedarkan kepada masyarakat umum, tapi kita terus telusuri, karena ada kemungkinan sasaran mereka juga kalangan pelajar dan mahasiswa. Mereka sudah beroperasi sejak Desember lalu dan termasuk jaringan Jakarta-Cilacap-Kebumen-Yogyakarta,” katanya.

Dari penelusuran yang dilakukan, kata dia, ganja yang diedarkan jaringan tersebut diperoleh dari Jakarta dengan harga Rp2 juta per kilogram dan selanjutnya dijual dengan harga Rp700 ribu per ons.

“Para tersangka akan dijerat dengan Pasal 114 junto Pasal 111 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara,” katanya.(Ant)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *