Berita Nasional

Polisi Sita Narkoba Senilai Rp8,5 Miliar

logo polriJakarta – Polisi Polda Metro Jakarta Raya, Rabu malam tadi, menggerebek Apartemen Laguna, Penjaringan, Jakarta Utara, yang diduga tempat penyimpanan narkoba, dan berhasil menyita 4,8 kilogram shabu dan 6.700 butir ekstasi golongan satu senilai Rp 8,5 miliar.

Kadiv Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Boy Rafli Amar, mengungkapkan, dalam dua pekan terakhir November lalu polisi sudah menyelidiki kamar nomor 50 di lantai 19 dari apartemen itu karena dicurigai menjadi tempat pembuatan ekstasi dan shabu-shabu.

Menurut Boy, jaringan pengedar menjadikan kamar nomor 50 tersebut sebagai tempat penyimpanan shabu dan ekstasi buatan China, bukan pabrik shabu rumahan seperti diberitakan sebelumnya.

“Modus pengedarannya menggunakan kotak coklat, padahal kalau dibuka isinya shabu,” terangnya.

Polisi berhasil menangkap delapan orang yang terdiri atas enam pria dan dua wanita dimana tiga diantaranya adalah warga negara Malaysia keturunan China.

Direktur Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Anjan Pramuka Putra menjelaskan, sindikat ini terungkap setelah salah satu tersangka bernama Hengki tertangkap di pintu Tol Jelambar II, Grogol, Jakarta Barat, pada November 2009. Ia kedapatan membawa sekitar 6.700 butir ekstasi.

Penyelidikan kasus lebih lanjut mengarah kepada pelaku lainnya bernama En Cui Tek alias Saimin, yang diduga otak jaringan pengedar narkotika dan diperkirakan mampu menjalankan bisnisnya dari jauh di empat negara yaitu China, Hongkong, Malaysia dan Indonesia.

Setelah Saimin ditangkap, pelaku lainnya bernama Adelia yang menempati kamar nomor 50 Apartemen Laguna, juga ikut ditangkap.

“Ada shabu yang disembunyikan di bawah kasur,” kata Anjan.

Polisi masih mengejar seorang pelaku  berkewarganegaraan Indonesia yang diduga sebagai salah satu distributornya. (Ant)