Berita Nasional Peristiwa

Polisi Pemeras Pengguna NAPZA Jalani Sidang Disiplin

Logo Polri

Tangerang – Terkait dugaan kasus pemerasan terhadap pengguna narkotika, psikotropika dan zat adiktif (NAPZA), lima anggota polisi Satuan Narkoba Polres Metro Kota Tangerang menjalani sidang disiplin. Sidang berlangsung Rabu (23/3) di aula Polres Metro Kota Tangerang.

Kapolres Metro Kota Tangerang, Kombes Pol. Tavip Yulianto memimpin langsung sidang tersebut bersama dengan Kasat Sabara AKBP Nana Suherna dan Kabag Sumda AKP Jemio.  Kapolres, kasus ini bermula dari penangkapan empat orang pengguna NAPZA di Kawasan Ciledug oleh AKP Budiwan, Bripka Suprayitno, Brig Agung Priyanto, Briptu Haris Zulkarnaen, Bripdu Farid.

“Dari penggerebekan hanya ditemukan alat hisap shabu, tidak ada barang bukti narkotika, akhirnya para anggota membawa ke empat orang tersebut ke RS Husada Insani untuk dilakukan tes urin. Dari hasil pemeriksaan, mereka positif menggunakan narkoba jenis shabu,” ungkap Tavip, seperti diberitakan detik.com.

Keempatnya kemudian diperiksa di Kantor Unit Satuan Narkoba Polres Metro Kota Tangerang, dan karena tidak ada cukup bukti akhirnya dilepaskan atas perintah Kepala Seksi Narkoba Ajun Komisaris Besar Syamsi. Kemudian AKP Budiwan meminta kepada salah satu pengguna NAPZA yang ditangkap untuk menelepon keluarganya untuk meminta uang pembebasan.

Menurut keluarga salah satu pengguna NAPZA, ketika proses negosiasi AKP Budiwan sempat meminta 150 juta rupiah. Dalam persidangan AKP Budiwan mengaku menerima uang sebesar 70 juta rupiah.

“Saya ambil Rp 20 juta untuk biaya operasional Unit Satuan Narkoba, Rp 10 juta untuk saya sendiri, lalu sisanya Rp 40 juta untuk empat anak buah saya,” tutur Budiwan dalam sidang disiplin ini.

Jika terbukti bersalah, kelima anggota polisi tersebut akan dikenai sanksi kurungan penjara selama 21 hari, dan pemindahan tugas ke unit lain. Sidang penyalahgunaan wewenang dan jabatan ini akan dilanjutkan pada pekan depan. (Dtk/IH)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *