Berita Nasional Berita Selebriti Peristiwa

Polisi Buru Pemasok Shabu Ibra Azhari

badge Polri
POLRI

Jakarta – Hingga saat ini polisi masih memburu pemasok shabu-shabu kepada pesohor Ibrahim Salahuddin alias Ibra Azhari (39).

“Hingga saat ini, pemasok shabu-shabu Ibra masih kami buru. Dan, kami sudah mengidentifikasi dan mengantongi identitas pelaku,” kata Wakil Kepala Polres Jakarta Barat Ajun Komisaris Besar Aan Suhanan di Mapolres Jakarta Barat, Jalan S. Parman, Kamis (26/8).

Aan Suhanan menjelaskan pemasok W yang mengirim shabu-shabu dari Jakarta kepada Ibra di Bali.

“Jaringannya Jakarta-Bali,” katanya menandaskan.

Ibra dibekuk anggota Satuan Narkoba Polres Jakarta Barat di Seminyak, Kuta, Bali, bersama istrinya berinisial MA (39).

Ibra membawa satu paket shabu-shabu 5 gram senilai Rp9 juta. Paket barang terlarang itu dikirim melalui jasa titipan kilat dari Jakarta. Paket disembunyikan dalam buku tulis yang dilubangi sebesar 5×8 sentimeter. Paket ditujukan kepada Luthfie Amir, namun yang mengambil Ibra dan MA.

Menurut Aan Suhanan, penangkapan Ibra berbeda dengan Revaldo, artis lain yang ditangkap Mapolres Jakarta Barat beberapa waktu lalu terkait dengan kasus shabu-shabu. Polisi memang sudah lama mengintai Revaldo. Kalau Ibra, polisi tidak mengintainya.

“Kami tidak menyangka itu Ibra karena alamat dan nama tujuan pengiriman tidak atas nama dia,” kata Aan Suhanan.

Ibra berstatus bebas bersyarat sejak 2009. Pada 2000, dia ditangkap dalam kasus narkoba. Tak lama setelah bebas bersyarat, pada 2003 dia ditangkap lagi.

Sekitar dua tahun kemudian, Ibra kedapatan mengonsumsi shabu-shabu di dalam sel Lembaga Pemasyarakatan Cipinang, Jakarta Timur.

Ia pun dipindahkan ke Nusakambangan dan baru mendapat bebas bersyarat pada akhir 2009.

“Belum ada bukti yang kuat mengarah Ibra Azhari pengedar shabu-shabu,” ucap Aan.(Ant)