Berita Nasional

Polda Metro Jaya Menyidik Petugas Bea Cukai Atas Lolosnya Shabu 351 Kilogram

Polri

Jakarta – Salah satu petugas Kantor Pelayanan Utama Bea Cukai (KPUBC) Tanjung Priok, Joy Aryanto mengakui bahwa dirinya mengalami kelelahan saat terjadinya kasus penyelundupan 351 kilogram shabu beberapa waktu lalu.

Pengakuan ini disampaikan Joy saat disidik oleh Polda Metro Jaya. Berdasarkan berdasarkan ketentuan pemeriksaan secara acak, petugas minimal memeriksa 10 persen sampel dari jumlah total kardus. Namun malam itu, Joy memeriksa paket pengiriman barang sebanyak secara acak tiga kardus dari total 300 kardus pakan ikan.

Menurut Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Rikwanto, pihak penyidik hingga kini masih mendalami keterangan setiap petugas Bea dan Cukai yang diperiksa.

“Dalam penyidikan Joy menyebutkan bahwa ia kelelahan saat memeriksa kardus berisi makanan ikan arwana dan keterbatasan waktu,” terang Rikwanto seperti diberitakan Antara, Jumat (8/6).

Rikwanto menerangkan bahwa kepolisian akan mengungkap tuntas kasus penyelundupan shabu senilai Rp702 miliar ini, termasuk jika ada kemungkinan keterlibatan aparat Bea dan Cukai.

Dalam kasus penyelundupan ini, pihak Polda Metro Jaya menangkap lima tersangka yaitu AK, DR, MW alias A dan seorang warga Malaysia, EWH alias J, serta impotirnya, PT pada beberapa lokasi di Jakarta dan sekitarnya.

Sedianya, shabu yang diselundupkan dari China melalui Malaysia ini akan diedarkan ke berberapa kota di Indonesia seperti Jakarta, Medan, Bandung, Surabaya dan Manado. (IH)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *