Advokasi Berita Nasional Kebijakan Nasional Peristiwa

PKS Keberatan Terhadap PP No.25 Tahun 2011

Sekjen PKS Anis Matta

Banjarmasin – Wakil Ketua DPR RI, Anis Matta, menyatakan bahwa  masalah narkotika dan bahan obat berbahaya (narkoba) semestinya tanpa ada toleransi.

“Narkoba berpeluang merusak generasi bangsa,” kata  Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Partai Keadilan Sejahtera (DPP PKS) itu di Banjarmasin, Minggu 15/5), menanggapi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 25 Tahun 2011 yang terkesan memberi kebebasan penggunaan barang haram tersebut di Indonesia.

Kedatangan Anis Matta ke Banjarmasin itu guna mengisi acara Musyawarah Kerja Wilayah (Mukerwil) partai politik (parpol) tersebut untuk tingkat Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) yang berlangsung, 14 – 15 Mei 2011.

Annis Matta menyatakan, apapun jenis narkoba, seperti shabu-shabu dan sekecil apapun jumlahnya, tetap terlarang untuk dikonsumsi, terlebih lagi penyalahgunaan, sehingga keberatan dengan keberadaan PP 25/2011.

Ia juga tak sependapat, kalau alasan keluarnya PP 25/2011 atau pembiaran mengonsumsi narkoba, seperti ganja, di bawah satu gram, karena khawatir lembaga pemasyarakat (lapas) atau rumah tahanan negara (rutan) penuh dengan pengguna barang haram tersebut.

“Saya melihat alasan itu terlalu teknis, bukan mendasar yang berkaitan dengan keselamatan jiwa dan moral generasi bangsa, karena itu pula melalui lembaga DPR-RI kita akan meminta keterangan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) terkait persoalan PP 25/2011,” demikian Anis Matta.

Sebelumnya pada kesempatan terpisah, Habib Aboe Bakar, anggota Komisi III DPR-RI yang juga membidangi hukum dan HAM menyatakan, tak sependapat dengan PP 25/2011 yang seakan melegalkan narkoba.

“Pasalnya dengan setengah gram shabu-shabu, berapa orang yang bisa mengonsumsi dan terancam kerusakan moral, apalagi sampai lebih satu gram,” lanjut anggota DPR-RI dua periode dari PKS asal daerah pemilihan Kalsel itu.(Ant/AM/Gen)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *