Berita Lembaga Kebijakan Daerah

PERFORMA: Pengorganisiran Pengguna NAPZA Lebih Karena Persamaan Nasib

Inisiasi Warga Peduli AIDS oleh KPAP Jateng

Semarang – Dalam inisiasi pembentukan Warga Peduli AIDS (WPA) di Jawa Tengah, Komunitas Pengguna NAPZA Jawa Tengah, PERFORMA dilibatkan sebagai model dalam pemberdayaan masyarakat komunitas pengguna NAPZA suntik (penasun).

Dalam kegiatan yang difasilitasi Komisi Penanggulangan AIDS Provinsi (KPAP) Jawa Tengah ini, PERFORMA yang diwakili MH Fauzi menyampaikan paparan mengenai pengorganisasian komunitas pengguna NAPZA, yang merupakan salah satu bentuk dari partisipasi pengguna NAPZA dalam advokasi perubahan kebijakan NAPZA.

“Latar belakang mengapa organisasi pengguna NAPZA pada akhirnya terbentuk antara lain adalah adanya persamaan nasib, yang selama ini terjadi adalah kriminalisasi terhadap pengguna NAPZA.” papar Fauzi kepada para peserta inisiasi WPA di Hotel Pandanaran, Selasa (4/1) sore.

Menurut Fauzi, masalah yang selalu terjadi pada pengguna NAPZA adalah ketika tertangkap dan dipenjarakan, sangat sulit mendapatkan hak atas akses kesehatan. Padahal, tidak sedikit pengguna NAPZA yang akhirnya hidup di dalam penjara tersebut terinfeksi HIV.

“Dari seluruh warga binaan narkoba yang saat ini hidup di dalam Lapas, pengedarnya hanya 25%. Selebihnya adalah pengguna NAPZA yang menggunakan untuk dirinya sendiri”, ujar Fauzi.(IH)