Advokasi Berita Nasional Kebijakan Daerah

PERFORMA Desak Polres Sleman Merujuk pada PP Wajib Lapor

Sleman – Proses pendampingan hukum terhadap tiga pengguna napza asal Semarang yang ditangkap satuan narkoba Kepolisian Resort (Polres) Sleman, Yogjakarta pada Selasa (16/8), dipastikan akan terus berjalan.

Kelompok Advokasi Kebijakan Napza, PERFORMA, Semarang, Rabu (18/8) malam mendatangi Satnarkoba Polres Sleman untuk memastikan kebenaran kabar penangkapan atas tiga pengguna napza tersebut.

Yvonne Sibuea, koordinator PERFORMA, menjelaskan bahwa tujuan mereka mendatangi Polres Sleman adalah untuk menyampaikan kejelasan status ketiga pengguna napza yang ditangkap tersebut, agar pihak kepolisian merujuk pada arahan yang tercantum dalam PP No.28 tahun 2011 tentang Wajib Lapor.

“Dua dari tiga pengguna napza tersebut masih menjalani proses rehabilitasi di sebuah panti rehabilitasi milik YAKITA di Semarang, dan seorang lagi merupakan klien dari program pengurangan dampak buruk napza di sebuah Puskesmas di Semarang,” paparnya kepada Napzaindonesia.com, didampingi koordinator Divisi Advokasi PERFORMA, M.H. Fauzi.

Di ruang satnarkoba Polres Sleman, keduanya diterima oleh Kanit II Supriyadi beserta salah seorang penyidik. Sayangnya PERFORMA tidak berhasil menemui ketiga pecandu yang ditangkap tersebut karena belum ada ijin dari Kasat Narkoba AKP Widi.(IH/G)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *