Berita Lembaga Kegiatan

PERFORMA Apresiasi Jurnalis Semarang Atas Pemberitaan Humanis Kasus NAPZA

Diskusi PERFOMA - Jurnalis Semarang

Semarang – Kelompok Advokasi Kebijakan NAPZA Semarang (PERFORMA) menggelar diskusi yang menghadirkan beberapa jurnalis media cetak, media online dan radio dalam rangka refleksi kegiatan satu tahun, Senin (19/12).

Dalam pembukaan diskusi, Koordinator PERFORMA, Yvonne Sibuea menyampaikan apresiasi kepada para jurnalis yang sudah mendukung  kegiatan advokasi kebijakan NAPZA dengan pemberitaan yang tak menyudutkan pengguna NAPZA.

“Selama satu tahun terakhir, kawan-kawan jurnalis telah mengambil peran dengan memberitakan sisi humanis dan kegiatan kemasyarakatan yang dilakukan pengguna NAPZA.  Diharapkan masyarakat mampu memahami sisi lain pengguna NAPZA yang sejatinya tetap mampu berkontribusi positif bagi bangsa Indonesia ,” ujarnya.

Beberapa jurnalis yang hadir dalam acara ini pernah melakukan kegiatan peliputan di komunitas pengguna NAPZA kota Semarang. Salah satu yang paling menarik perhatian para jurnalis adalah lahirnya media komunitas pengguna NAPZA, “Ngoche”, yang selama dua tahun ini hadir sebagai media edukasi dan informasi bagi pengguna NAPZA.

“Kami tertarik meliput tentang sisi lain dari pengguna NAPZA yang selama ini masih lekat dengan stigma kriminal yang dilekatkan negara dan masyarakat. Apa yang dialami para pengguna NAPZA ini ketika bermasalah dengan hukum, perlu untuk diketahui masyarakat,” ujar Eka Setyawan, jurnalis dari harian Seputar Indonesia.

Lebih lanjut Eka menambahkan bahwa media yang meliput tentang kasus penangkapan sudah banyak, namun yang menulis kisah dibalik penangkapan yang dialami oleh pengguna NAPZA tidak banyak.

Salah satu jurnalis radio, Shinta Ardhan, dari KBR68H menyatakan ketertarikan serupa dengan menulis kisah pengguna NAPZA yang menjadi kontributor dibalik terbitnya majalah komunitas Ngoche. (IH)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *