Berita Berita Internasional

Perez Molina Terus Imbau Amerika Latin Hentikan Perang NAPZA

Perez Molina

Antigua – Guatemala menjadi tuan rumah Pertemuan Amerika Tengah untuk membicarakan kegagalan Perang Terhadap NAPZA. Pertemuan ini dibuka pada Minggu 25 Maret 2012. Presiden Guatemala, Perez Molina menyelenggarakan pertemuan ini untuk mencari jalan keluar menghindari kian merebaknya kekerasan terkait perdagangan NAPZA.

Tetapi Presiden Nicaragua Daniel Ortega, Presiden El Salvador Mauricio Funes, dan Presiden Honduras Porfirio Lobo membatalkan kehadiran pada saat-saat terakhir.Ketiga negara tersebut diwakili oleh para pejabat senior masing-masing, sementara Presiden Costa Rica Laura Chinchilla dan Presiden Panama Ricardo Martinelli berkenan hadir.

“Kita telah menyaksikan bahwa strategi Perang Terhadap NAPZA yang¬† diberlakukan selama 40 tahun terbukti gagal”, ungkap Molina. “Kita harus mencari alternatif baru. Kita harus akhiri mitos ini, tabu ini, dan kita harus mengabarkan pada semua orang untuk mendiskusikan Dekriminalisasi NAPZA,” imbuh Molina.

Amerika Tengah adalah rute transit utama untuk kokain yang dikirimkan ke AS. Meningkatnya kekuasaan kelompok pengedar NAPZA telah meningkatkan angka korupsi dan pembunuhan di wilayah Amerika Tengah. Guatemala, Honduras dan El Salvador sangat terimbas oleh dampak buruk peredaran NAPZA ilegal.

Presiden Perez Molina menarik perhatian publik ketika pada Januari 2012 ia mengumumkan pemikirannya untuk melakukan dekriminalisasi konsumi, produksi dan perdagangan NAPZA.

Mantan Kepala Angkatan Bersenjata Guatemala yang terpilih menjadi Presiden November 2011, setelah menjanjikan kebijakan ‘tangan besi’ melawan kejahatan terorganisir.

Perez Molina adalah Presiden Amerika Latin pertama yang mengungkapkan wacana Dekriminalisasi NAPZA ketika masih menjabat sebagai Presiden, walaupun beberapa pendahulunya ada yang mendukung wacana serupa.

Topik Dekriminalisasi NAPZA juga akan dibicarakan pada Summit of the Americas yang akan diselenggarakan di Colombia 14-15 April mendatang. Sementara AS telah mengeluarkan pernyataan tegas, bahwa negaranya menentang Legalisasi NAPZA, tetapi tidak keberatan terlibat dalam forum-forum debat tentang hal itu.(bbc/YS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *