Berita Internasional Peristiwa

Perempuan WNI Hadapi Tuduhan Kurir Shabu Di Filipina

Manila – Seorang perempuan Indonesia berinisial JF ditangkap oleh petugas Bea dan Cukai Bandara Internasional Ninoy Aquino Manila, Filipina membawa shabu seberat 3,7 kilogram.

Penangkapan ini terjadi saat berlangsung inspeksi rutin di Terminal 3 bandara setempat yang dilakukan oleh petugas Biro Bea Cukai Filipina (BOC) dan Badan Penegakan Hukum FIlipina (PDEA), Minggu (27/5).

Menurut Juru bicara Kepolisian Nasional Filipina (PNP) Senior Superintendent Generoso Cerbo, Jr, shabu yang coba diselundupkan ini nilainya diperkirakan mencapai 15 juta peso Filipina atau sekitar Rp 3, 17 miliar.

Sementara itu, menurut Petugas Bea Cukai Tess Roque seperti diberitakan CBNNews pada Senin (28/5), JF tiba di Filipina dengan melalui pernerbangan Cebu Pasific dari Hongkong.

Rogue menerangkan bahwa saat petugas Bea Cukai, Ritchie Domillon memeriksanya, JF menunjukkan tanda-tanda gelisah dan terburu-buru. Bahkan saat ditanya apa isi tasnya, ia tidak menjawab.

Petugas kemudian memeriksa tas yang dibawanya namun meskipun tampaknya berat, tas itu hanya berisi perlengkapan pribadi. Setelah dilakukan pemeriksaan sinar-X terlihat bahwa dalam tas tersebut terdapat plastik klip yang berisi kristal putih.

Hingga kini, JF masih ditahan untuk menunggu kasusnya diproses oleh pihak kepolisian dan menghadapi tuduhan sebagai kurir narkoba. (Kos/IH)

tersangka tiba dari Hong Kong dan menjalani inspeksi rutin oleh petugas pemeriksa Bea Cukai Ritchie Domillon. Domillon saat itu melihat perilaku tersangka mencurigakan. Wanita Indonesia itu tampak gelisah seperti ingin cepat-cepat pergi dari bandara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *