Peristiwa

Penyelundupan Shabu Senilai 12 Milyar Digagalkan Bea Cukai Makassar

Bea Cukai

Makassar – Petugas dari jajaran Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Makassar mengamankan sebuah tas penumpang Air Asia dari Kuala Lumpur, Malaysia, yang berisi shabu seberat enam kilogram pada Minggu (3/7).

“Ini merupakan upaya penggagalan penyelundupan shabu yang pertama kali selama 2011 dan terbesar jumlahnya selama kami bertugas disini,” ujar Amin Trisobri, Wakil Pelaksana KPPBC Tipe Madya Pabean Makassar.

Tas berisi shabu ini diamankan oleh petugas Bea Cukai sejak Jumat (1/7) karena ditinggalkan oleh penumpang Air Asia di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar pada pukul 17.05 WITA.

“Sampai dengan penumpang terakhir keluar, tersisa satu tas ransel yang tidak diambil oleh pemiliknya, sehingga atas sepengetahuan pihak Air Asia, tas tersebut disimpan di Pos Bea Cukai,” lanjut Amin.

Hingga Sabtu (2/7), tidak ada pemilik ransel yang menghubungi pihak Air Asia sehingga dilakukan pemeriksaan dengan menghadirkan pihak perwakilan Air Asia setempat sebagai saksi.

Setelah melalui pemeriksaan dengan mesin peindai, petugas membuka isi tas dan menemukan tiga kemasan paket makanan bertuliskan chicken soup yang berisi butiran kristal.

Berdasarkan kecurigaan atas butiran kristal ini, petugas mengirimkan laboratorium Balai Pengujian dan Identifikasi Barang (BPIB) Cempaka Putih, Jakarta, dan diperoleh hasil bahwa butiran kristal tersebut positif sebagai methamphetamine HCl atau umum disebut sebagai shabu.

Pihak Bea Cukai kemudian berkoordinasi dengan Direktorat Narkotika Polda Sulselbar untuk dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut terhadap asal usul dan tujuan shabu tersebut. (AM/IH)