Berita Internasional Berita Lembaga

Penyedia Alat Suntik Steril di Washington DC Hentikan Layanan

Washington DC – Penyedia utama layanan alat suntik steril untuk pecandu NAPZA yang bertujuan memutus mata rantai penyebaran AIDS  di Washington D.C. berencana menutup layanan pada akhir Februari.

Michael Rhein, Presiden Dewan Pengurus PreventionWorks menyatakan, menipisnya donasi swasta, keterlambatan pendanaan di tingkat kota dan tingginya tingkat mutasi di jajaran puncak manajemen pada beberapa tahun terakhir di lembaga non profit ini  menjadi faktor utama keputusan menutup layanan pada 25 Februari mendatang.

PreventionWorks telah mendistribusikan jarum suntik gratis selama lebih dari 12 tahun, dan telah menyediakan sepertiga dari kebutuhan alat suntik steril di Washington D.C. Lembaga ini mendistribusikan sekitar 100.000 alat suntik steril pada 2.200 orang tahun lalu.

Setidaknya, 3% dari penduduk Washington D.C. telah terinfeksi HIV atau telah hidup dengan AIDS. Cara penyebaran utama adalah melalui hubungan seks sejenis. Transmisi melalui hubungan seks heteroseksual dan pengguna napza suntik menyusul ketat dibawahnya.

Program penyediaan alat suntik steril di Washington D.C. telah lama menjadi kontroversi politik. Hingga sekitar 3 tahun lalu, PreventionWorks menjadi satu-satunya penyedia layanan di kota tersebut. Hal ini berhubungan dengan pelarangan pendanaan pemerintah kota untuk penyediaan layanan alat suntik steril oleh Kongres yang telah berjalan satu dekade.

Pada 2007, Kongres mengakhiri pelarangan pendanaan, kemudian memperbolehkan institusi terkait HIV/AIDS di Washington D.C menyediakan 700.000 dolar AS atau sekitar 6.2 miliar rupiah untuk 4 LSM, termasuk PreventionWorks untuk membagikan alat suntik steril, terutama di daerah rawan perdagangan napza. Pada 2009, ancaman dari Kongres kembali muncul tetapi gagal memblokir pendanaan.

PreventionWorks menggunakan mobil medis keliling ke 12 lokasi diseputar Washington D.C. Lembaga ini juga melaksanakan tes HIV dan menyediakan kondom serta rujukan ke perawatan ketergantungan napza.

Rhein menegaskan, PreventionWorks merupakan satu-satunya lembaga yang menyediakan layanan kesehatan bagi pengguna napza yang hidup di jalanan. “Kami bekerja dengan klien tanpa menghakimi, walaupun aktivitas mereka mungkin ilegal,” tegas Rhein.”Kami menjangkau mereka di lokasi mereka berada, untuk memperbaiki tingkat kesehatan mereka.” (wpt/ys)