Berita Nasional

Penggunaan Zat Adiktif Marak Dikalangan Remaja Sulbar

Mamuju – Hasil pemetaan yang dilakukan oleh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Amanat Muda terhadap anak dan remaja di Sulawesi Barat terkait penggunaan narkoba, menemukan data yang mengejutkan.

Dari data pemetaan ditemukan bahwa peredaran narkoba di Sulbar mulai menyentuh remaja. Hal ini disampaikan oleh ketua LSM Amanat Muda, Darmawi di Mamuju seperti diberitakan Antara pada Senin (23/4).

LSM Amanat Muda selama ini bergerak dalam bidang pemberdayaan masyarakat di kalangan anak dan remaja di wilayah Sulbar.

“Data yang kami dapatkan, penggunaan zat adiktif berupa lem aibon dan obat-obatan sudah menyentuh anak dan remaja,” ujar Darmawi.

Menurut Darmawi, obat-obatan yang digunakan oleh anak berusia 13 sampai 17 tahun di wilayah Mamuju adalah Tramadol dan Trihexyphenidyl. Jumlah pengguna obat-obatan jenis ini di kota Mamuju sekitar 30 sampai 35 anak.

Jenis lain yang beredar di kalangan remaja yaitu racikan berbagai jenis obat seperti Mixagrip dan sejenisnya dengan Tramadol atau Trihexypenidil. Remaja setempat menyebutnya dengan racikan RD.

Darmawi menambahkan bahwa hingga kini belum ada upaya dari lembaga terkait, sementara lembaga yang dipimpinnya secara mandiri berupaya mencari solusi untuk menyikapi maraknya peredaran narkoba di kalangan anak dan remaja ini.

“Kami akan melakukan koordinasi dengan institusi Badan Nasional Penanggulangan Narkotika di Sulbar untuk mengupayakan pencegahan,” imbuhnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *