Berita Nasional

Penggunaan Narkoba di Kendal Menghawatirkan

BNN

Kendal – Empat kecamatan di wilayah Kabupaten Kendal dinilai sebagai daerah rawan narkoba. Hal ini disampaikan oleh Bupati Kendal Widya Kandi Susanti, saat peresmian Gedung Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Kendal pada Selasa (25/4).

Empat daerah yang dinilai rawan adalah Kendal, Sukorejo, Pegandon dan Kaliwungu. Sebelumnya Kaliwungu tidak masuk dalam salah satu wilayah yang rawan narkoba.

“Tahun ini Kaliwungu masuk dalam daerah rawan narkoba, kemungkinan besar karena daerahnya berdekatan dengan Semarang,” katanya.

Dalam upaya pencegahan narkoba di kabupaten Kendal, Widya mengimbau supaya BNK Kendal terus berperan aktif mengadakan sosialisasi dan penyuluhan bagi siswa dan pekerja pabrik.

Peresmian gedung BNK ini, Sekretaris Badan Narkotika Nasional (BNN) Bambang Abimanyu, memaparkan data pecandu narkoba di Indonesia. Jumlah pecandu di Indonesia sekitar 3,8 juta dan yang mau berobat baru 18.000 pecandu.

Jumlah pecandu narkoba ini meningkat dari 1,8 persen pada lima tahun silam menjadi 2,2 persen pada tahun ini.

“Ini memprihatinkan, sebagian besar pecandu narkoba adalah pelajar. Perlu kerjasama dari banyak pihak mulai dari tingkatan terkecil di masyarakat yaitu keluarga, untuk mensosialisasikan bahaya narkoba,” imbuh Bambang. (IH)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *