Berita Daerah Berita Lembaga HIV/AIDS

Pengguna Napza Suntik di Semarang Belum Maksimal Kunjungi Puskesmas

Semarang – Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Semarang bersama dengan Dinas Kesehatan Kota Semarang pada Selasa (31/8) mengundang segenap elemen Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di wilayah kota untuk melakukan koordinasi.

Koordinasi yang melibatkan pihak pemerintah kota, pelaku bisnis, KPA, LSM serta komunitas berisiko terinfeksi HIV tersebut bertujuan untuk membahas prioritas program dan kegiatan pembangunan terutama yang berkaitan dengan bagaimana menurunkan angka kasus HIV/AIDS di Semarang.

“Salah satu agenda pertemuan ini adalah untuk menginventarisir program untuk HIV/AIDS.” ujar Titik Rahayu, sekretaris KPA Kota Semarang.

Pertemuan yang berlangsung di ruang data Balaikota Semarang tersebut dalam rangka mewujudkan “Semarang Setara” seperti slogan yang dicanangkan pemerintah kota. Dalam pertemuan itu juga dibahas mengenai layanan pengurangan dampak buruk penggunaan NAPZA suntik yang telah dibuka di beberapa Puskesmas Kota Semarang.

“Layanan pengurangan dampak buruk bagi pengguna NAPZA suntik di Kota Semarang sudah dibuka di empat Puskesmas, namun pengguna NAPZA suntik yang mengakses masih belum maksimal.” ujar dr Widoyono, staf Dinas Kesehatan Kota Semarang.

Widoyono menambahkan, bahwa masih perlu diadakan komunikasi dan koordinasi lebih intensif untuk memaksimalkan layanan yang disediakan Puskesmas tersebut.(IH)