Peristiwa

Pengguna Napza Salatiga Daftar IPWL di Semarang

Lembaga Pelopor Perubahan Semarang

Semarang – Pengguna napza Salatiga mendaftar ke Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) di kota Semarang. Menurut petugas lapangan Lembaga Pelopor Perubahan saat ditemui NapzaIndonesia.com, Selasa (3/7), IPWL di Salatiga belum siap menerima pengguna napza yang melapor.

Menurut salah seorang pengguna napza dari Salatiga, selama ini pengguna napza di kota itu masih menjadi korban pemerasan dan intimidasi oleh aparat kepolisian. Ia menambahkan bahwa hal ini menimbulkan ketakutan dan ketidaknyamanan pada pengguna napza.“Dengan melapor harapannya pengguna napza akan mendapat perlindungan oleh institusi kesehatan dari pemenjaraan yang selama ini terjadi,” ujarnya.

Ungkapan ini disampaikan saat terjadi diskusi antara pengguna napza dari Salatiga dengan Lembaga Pelopor Perubahan (LPP) di Semarang.

Sementara itu, Yvonne Sibuea dari LPP menyampaikan bahwa sesuai yang tercantum dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika pasal 54, pecandu yang melaporkan diri ke institusi kesehatan yang ditunjuk pemerintah akan direhabilitasi, bukan dipenjarakan.

“Dalam kesempatan ini saya mengimbau kepada pengguna napza menyambut baik inisiatif pemerintah yang sudah memberi perhatian pada pecandu melalui layanan kesehatan,” ujar Yvonne diakhir diskusi. (IH)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *