Advokasi Berita Nasional

Pengguna Napza Perlu Pengetahuan Paralegal

Semarang – Pengguna napza seringkali mengalami intimidasi dan pemerasan dari aparat kepolisian, tidak berbeda dengan situasi yang dialami pengguna napza di kota Salatiga. Hal ini terungkap dalam diskusi antar pengguna napza dengan kelompok advokasi kebijakan napza PERFORMA, Selasa (3/7) kemarin.

Dalam diskusi Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dan Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 2011 Tentang Wajib Lapor Bagi Pecandu Narkotika ini, dibahas tentang hak-hak pecandu untuk rehabilitasi dan bagaimana menyikapi penangkapan tidak sesuai prosedur yang dilakukan oleh aparat kepolisian.

“Karena ketidaktahuan kami tentang hukum dan prosedur penangkapan oleh polisi, membuat kami pasrah saat ditangkap dan diperiksa oleh polisi,” ujar Keplok, pengguna napza dari kota Salatiga.

Menurutnya, kekerasan yang seringkali dilakukan oleh aparat kepolisian membuat pengguna napza merasa takut untuk melaporkan penyiksaan yang dialaminya selama proses penangkapan dan penyidikan.

“Pengetahuan tentang paralegal sangat penting bagi kami supaya dapat membela diri dan membantu sesama pengguna napza lainnya yang mengalami penangkapan dan pemeriksaan yang tidak sesuai prosedur. Juga tentang bagaimana cara melaporkan kekerasan yang dilakukan polisi,” imbuhnya. (IH)

One thought on “Pengguna Napza Perlu Pengetahuan Paralegal”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *